Pemkab Aceh Barat Usulkan Pembangunan Jalan Dua Jalur di Meureubo senilai Rp50 Miliar

MEULABOH (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengusulkan pembangunan jalan dua jalur di jalan lintas nasional kawasan Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat. Langkah ini diambil untuk mengurai kemacetan parah dan menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap menelan korban jiwa di wilayah tersebut.

​Dukungan terhadap rencana tersebut ditinjau langsung di lokasi oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil SH, serta Anggota DPR RI Dapil Aceh Jamaluddin Idham , Selasa (15/9/2026).

​Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menjelaskan bahwa ruas jalan nasional Meulaboh–Tapak Tuan yang melintasi Kecamatan Meureubo saat ini sudah tidak memadai untuk menampung volume kendaraan. Kepadatan arus lalu lintas yang tinggi memicu kerawanan fatal setiap bulannya.

​”Di sini kepadatan lalu lintasnya luar biasa dan sering terjadi kecelakaan setiap bulan ada korban jiwa. Saat ini kami sedang memperjuangkan pengajuannya ke Menteri PUPR melalui Komisi V DPR RI, dan alhamdulillah Pak Menteri sudah menerima proposal kita,” kata Tarmizi.

​Tarmizi menambahkan, Ketua Komisi V DPR RI juga telah memberikan lampu hijau atas usulan Pemkab Aceh Barat. Untuk memastikan usulan ini berjalan lancar hingga tahap realisasi, Pemkab mengandalkan pengawalan ketat di tingkat pusat melalui perwakilan legislatif asal Aceh.

​”Beliau (Ketua Komisi V) akan memperjuangkannya. Nanti dalam proses pengawalan di DPR serta kementerian, kita minta bantuan anggota DPR RI dari Dapil kita, yaitu Pak Jamaluddin Idham. Beliau yang akan mengawal proses ini,” ujar Tarmizi.

​Sejauh ini, respons positif dari pemerintah pusat memberikan harapan besar bagi masyarakat Aceh Barat. Tarmizi berharap tidak ada hambatan birokrasi, perubahan kebijakan, maupun pergeseran anggaran yang dapat membatalkan rencana pembangunan infrastruktur vital ini.

Pembangunan
​Rencana fisik pelebaran jalan ini ditargetkan membentang di titik-titik krusial Kecamatan Meureubo dengan
​cakupan wilayah mulai dari Desa Langung hingga Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo dengan ​panjang jalan lebih kurang sekitar 2,57 kilometer, dengan
​estimasi anggaran yang dibutuhkan minimal Rp 50 miliar.

​Sementara itu, Anggota DPR RI Dapil Aceh, Jamaluddin Idham, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan jalan dua jalur di Meureubo. Menurutnya, kawasan tersebut tidak hanya menjadi urat nadi arus barang dan penumpang antar kabupaten, tetapi juga merupakan pusat pendidikan tinggi di Aceh Barat.

​”Kita lihat kondisi lalu lintasnya sangat padat, kecelakaan lalu lintas setiap bulan ada, dan kampus di sini ada tiga. Maka ini memang wajib dan harus kita perjuangkan untuk jalan dua jalur,” tegas Jamaluddin.

​”Kita berkomitmen akan terus mengawal aspirasi Pemkab Aceh Barat dan masyarakat Meureubo dalam pembahasan anggaran bersama Kementerian PUPR dan DPR RI, dengan harapan pengerjaan fisik dapat terealisasi pada tahun depan,” ujarnya

Editor: Almanudar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *