Meulaboh (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat secara resmi menutup rangkaian pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Dalam rapat paripurna tersebut, Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, memaparkan sejumlah keberhasilan krusial yang membawa kabupaten tersebut meraih berbagai predikat juara di tingkat Provinsi Aceh.
Rapat Paripurna ke-II Masa Sidang ke-I DPRK Aceh Barat tahun 2026 ini dihadiri langsung oleh Bupati Tarmizi bersama Wakil Bupati Said Fadheil SH, serta jajaran anggota legislatif di Ruang Sidang Utama Kantor DPRK Aceh Barat, Kamis (9/4/2026).
Wujud Akuntabilitas dan Transparansi
Dalam pidatonya, Bupati Tarmizi menegaskan bahwa LKPJ TA 2025 bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga amanat konstitusi.
”LKPJ ini adalah cerminan dari prinsip akuntabilitas dan transparansi publik. Meskipun sepanjang tahun 2025 kita dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi, sosial, hingga lingkungan, Pemkab Aceh Barat tetap berupaya maksimal menjalankan program pembangunan demi pelayanan masyarakat yang prima,” ujar Tarmizi.
Rentetan Prestasi Sepanjang 2025
Tarmizi menggarisbawahi bahwa kerja keras kolektif telah membuahkan hasil nyata yang diakui di tingkat provinsi maupun nasional. Beberapa capaian unggulan yang diraih Aceh Barat selama tahun 2025 antara lain:
Juara 1 Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Aceh: Keberhasilan dalam memacu inovasi teknologi di tingkat desa.
Juara Championship TP2DD: Meraih predikat juara pada ajang Capacity Building dan Workshop Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Aceh.
Universal Health Coverage (UHC) Award: Penghargaan dari BPJS Kesehatan yang mengonfirmasi bahwa hampir seluruh penduduk Aceh Barat telah terproteksi oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
”Penghargaan-penghargaan ini mencerminkan komitmen kita dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan, kualitas pelayanan publik, sektor kesehatan, serta pengelolaan keuangan daerah yang sehat,” tambahnya.
Sinergitas sebagai Kunci Utama
Menutup penyampaiannya, Bupati Tarmizi memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh unsur terkait, terutama sinergitas yang terjalin harmonis antara pihak eksekutif dan legislatif.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara Pemkab dan DPRK Aceh Barat, serta dukungan penuh dari masyarakat, merupakan “kunci emas” dalam menjawab aspirasi warga dan mempercepat roda pembangunan di Bumi Teuku Umar.
”Sinergitas antara eksekutif dan legislatif adalah kunci keberhasilan. Ke depan, kolaborasi ini harus terus diperkuat untuk memastikan setiap kebijakan yang kita ambil benar-benar menjawab kebutuhan seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.
(Almanudar)






