Tolak Kepala Desa Terpilih, Masyarakat Huta Dame Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati Madina

Daerah1218 Dilihat

Mandailing Natal, Metrozone.net,-

Warga Masyarakat Desa Huta Dame, Panyabungan Utara melakukan unjuk rasa di Depan Kantor Bupati Madina. Senin 28/08/2023

Unjuk Rasa ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap Kepala Desa terpilih pada senin (21/08) lalu, yaitu calon Kepala Desa (Cakades) No 01.

Hal ini dilakukan karena cakades 01 diduga melakukan maney Politik dan telah melanggar perjanjian antara cakades.

Sebelumnya Cakades Huta Dame yang berjumlah tiga orang sudah melakukan perjanjian untuk tidak melakukan maney Politik nyatanya oleh Cakdes 01 (Cakdes terpilih) telah melanggar perjanjian tersebut dan telah melakukan money pokitik secara diam-diam.

Di dalam perjanjian yang dibuat oleh tiga orang cakades dan di tanda tangani oleh Ketua Panitia Pemilihan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Cakades terdapat bahwa bagi siapa saja yang melakukan money politik maka dia di denda sebesar 50 juta rupiah dan akan di diskualifikasi. Nyatanya Cakdes 01 (Kepala Desa terpilih) diduga telah melanggar perjanji tersebut.

Buslan Herman Aritonang yang merupakan Kordinator aksi menyampaikan

Kami dan seluruh masyarakat Desa Huta Dame menolak Kepala Desa terpilih sebagai Kepala Desa karena telah melakukan money politik dan telah menodai Demokrasi di Desa Huta Dame. Ujarnya

Buslan Herman Aritonang juga menambahkan bahwa yang namanya maney Politik itu merupakan cikal bakal dari Korupsi dimana kami ingin membangun desa kami tanpa benih-benih korupsi.

Kami sampaikan bahwa kami masyarakat Desa Huta Dame menolak Kepala Desa terpilih karena sudah melakukan maney Politik dan sudah menodai Demokratis di Desa kami. Hali ini akan menjadi benih-benih korupsi. Ujarnya.

Selanjutnya oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Huta Deme sudah melakukan musyawarah dan telah mengambil keputusan bahwa Cakdes 01 batal sebagai Kepala Desa dan digantikan oleh Cakdes 03 Karena sudah melakukan money politik. Adapun tujuan masyarakat melakukan aksi unjuk rasa ini karena ingin pihak pemerintah daerah membatalkan cakades 01 sebagai kepala Desa terpilih.

Di sisi lain Asisten lll Madina, Sahnan Batubara yang didampingi Kadis PMD Madina Mainul Lubis yang menjadi perwakikan Bupati Madina menyampaikan bahwa pihaknya akan menyampaikan permasalahan ini ke pimpinan dan akan menindak lanjuti dan akan melakukan penyelidikan terhadap permasalahan ini serta akan membahasnya.

(zein)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *