DLH Aceh Barat Turunkan Tim Investigasi dan Uji Sampel Air Sungai Krueng Tujoh

MEULABOH (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan akan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dugaan penurunan kualitas air Sungai Krueng Tujoh, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.

​Langkah cepat tersebut dilakukan dengan menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan peninjauan langsung sekaligus mengambil sampel air yang akan diuji secara mendalam di laboratorium.

​Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Barat, Dr. Kurdi, mengungkapkan bahwa pihak DLH telah menerima berbagai laporan, baik dari masyarakat maupun media, mengenai kondisi air Sungai Krueng Tujoh yang dinilai semakin memprihatinkan. Warga mengeluhkan warna air sungai yang berubah menjadi keruh, mengeluarkan bau tidak sedap, hingga diduga menimbulkan rasa gatal pada kulit.

​“Sebagai bentuk respons atas keluhan tersebut, DLH telah melakukan pemantauan awal hari ini dan besok tim DLH akan menelusuri lokasi Krueng Tujoh untuk rencana pengambilan titik sampel sebelum tim laboratorium turun ke lapangan,” ujar Kurdi, Selasa (4/8/2026).

​Untuk memastikan proses pengawasan berjalan secara terbuka, DLH Aceh Barat juga akan melibatkan berbagai elemen publik, mulai dari tokoh masyarakat hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta pihak-pihak terkait lainnya.

​Kurdi menjelaskan bahwa hasil pengujian laboratorium nantinya akan menjadi basis data utama dalam mengidentifikasi penyebab pasti perubahan kualitas air sungai tersebut. Guna menjaga objektivitas dan kualitas hasil pemeriksaan, DLH bakal menggandeng tenaga ahli serta menggunakan fasilitas laboratorium yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).

​Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menegaskan komitmennya untuk mengawal isu lingkungan ini hingga tuntas agar kenyamanan dan kesehatan masyarakat sekitar bantaran sungai dapat terjamin.

​“Kami mendengar apa yang menjadi keluhan masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan persoalan ini ditangani secara serius sehingga penyebabnya dapat diketahui dan langkah penanganan yang tepat bisa segera dilakukan,” tegasnya

(Almanudar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *