Warga Tujuh Desa Di Seberang Sungai Batang Gadis Berharap Perbaikan Jalan Dari Simpang Laru Lombang Ke Tambangan Jae Segera Di Realisasikan

TAMBANGAN, MANDAILING NATAL – METROZONE NET

Harapan besar disampaikan masyarakat tujuh desa di seberang Sungai Batang Gadis, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal, agar pembangunan dan perbaikan jalan sepanjang 472 meter dari simpang Laru Lombang menuju Tambangan Jae segera direalisasikan.

Tujuh desa tersebut yakni Desa Tambangan Jae, Simangambat TB, Tambangan Tonga, Tambangan Pasoman, Rao Rao Dolok, Rao Rao Lombang, dan Panjaringan. Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Beberapa hari lalu, tim survei dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mandailing Natal bersama Camat Tambangan Bahren Daulay S.Sos turun langsung melihat kondisi jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Kehadiran tim survei tersebut memberikan harapan baru bagi warga. Masyarakat berharap hasil survei dapat menjadi langkah awal untuk segera merealisasikan pembangunan jalan yang telah lama mengalami kerusakan.

Camat Tambangan Bahren Daulay S.Sos juga meminta kepada seluruh masyarakat, khususnya warga tujuh desa, untuk terus memberikan dukungan dan berdoa agar pembangunan jalan tersebut dapat terwujud.

Bahren Daulay mengatakan dirinya akan terus berupaya dan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, khususnya Dinas PUPR Mandailing Natal, agar rencana pembangunan jalan tersebut dapat berjalan tanpa kendala.

“Kita berharap pembangunan jalan ini bisa segera terealisasi. Ini merupakan akses yang sangat penting bagi masyarakat tujuh desa yang ada di seberang sungai Batang Gadis ini, dan Kita akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Bahren.

Masyarakat pun menyampaikan permohonan kepada pemerintah daerah, khususnya Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution, agar memberikan perhatian dan membantu mewujudkan pembangunan jalan tersebut.

Warga menilai kondisi jalan yang rusak dan sudah cukup lama menghambat mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari.

Dengan adanya survei dari Dinas PUPR, masyarakat berharap pembangunan jalan dari simpang Laru Lombang menuju Tambangan Jae benar-benar dapat direalisasikan demi meningkatkan kesejahteraan dan memperlancar akses tujuh desa di seberang Sungai Batang Gadis.

Jurnalis: Arbain Lubis

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *