Pemkab Aceh Barat Gelar Apel Siaga Bencana Antisipasi Cuaca Ekstrem

Daerah79 Dilihat

MEULABOH (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menggelar Apel Siaga Antisipasi Dampak Peningkatan Intensitas Curah Hujan di lapangan bola kaki Teuku Umar, Kecamatan Johan Pahlawan, Kamis (8/10/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memitigasi risiko bencana alam akibat cuaca ekstrem.

​Apel siaga akbar tingkat kabupaten ini didampingi langsung oleh Danrem 012/TU Kolonel Infanteri Windarto dan turut dihadiri Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., bersama Wakil Bupati Said Fadheil, S.H., jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, instansi vertikal, hingga seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK).

​Bupati Aceh Barat,Tarmizi, menyampaikan bahwa apel ini merupakan langkah konkret untuk memitigasi serta meminimalisasi dampak dan risiko bencana. Hal ini didasari oleh prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan tingginya intensitas curah hujan hingga awal tahun 2027.

​”Kita belajar dari pengalaman tahun lalu, di mana prediksi BMKG terbukti sesuai. Berdasarkan rilis terbaru, wilayah barat selatan Aceh menjadi area dengan curah hujan tertinggi. Bahkan baru-baru ini di Kota Subulussalam sudah terjadi banjir, jembatan putus, dan kerusakan infrastruktur sekolah,” ujar Tarmizi.

​Tarmizi menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar potensi korban jiwa dan kerugian materiil dapat ditekan semaksimal mungkin. Sebelum digelarnya apel akbar ini, Pemkab Aceh Barat telah melakukakan apel siaga serupa secara bertahap di 12 kecamatan dengan melibatkan unsur Muspika, tokoh masyarakat, keuchik, ketua pemuda, hingga Satlinmas.

​Selain kesiapan personel di lapangan, Pemkab Aceh Barat juga mengambil langkah preventif untuk menjaga stabilitas ekonomi dan pasokan logistik warga.

​”Kami akan segera memanggil para distributor makanan, pihak Pertamina, serta pemilik SPBU untuk memastikan tidak ada penimbunan maupun permainan harga barang pokok, gas, dan BBM selama masa siaga ini,” tegas Tarmizi.

​Dukungan penuh turut disuarakan oleh Danrem 012/Teuku Umar, Kolonel Infanteri Windarto. Ia menyatakan kesiapan TNI untuk menyokong penuh upaya pemda, baik dari sisi personel maupun sarana pendukung.

​”Dari Korem di wilayah Aceh Barat, kami menyiagakan sedikitnya 500 personel TNI. Pihak Polres tentu juga menyiapkan kekuatan serupa untuk bahu-membahu bersosialisasi dan membantu masyarakat,” jelas Windarto.

​Ia menambahkan, seluruh satuan di bawah komando Korem 012/Teuku Umar termasuk Batalyon, Kodim, Detasemen Zeni Bangunan (Densibang), Detasemen Polisi Militer (Denpom), Pembekalan Angkutan (Bekang), hingga tim kesehatan telah disiagakan lengkap dengan armada kendaraan operasional untuk mengantisipasi kondisi darurat (*)

Editor: Almanudar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *