Ketua DPRD Ogan Ilir Geram.! Mobil Damkar Diduga Disewakan ke Perusahaan – Garcep Bupati Panca Langsung Copot Plt Kadin Damkar.

Blog88 Dilihat

OGAN ILIR, METROZONE.NET -– Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Edwin Cahya, Geram. Ia mengecam keras dugaan kendaraan pemadam kebakaran milik Pemkab Ogan Ilir disewakan kepada perusahaan perkebunan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Menurutnya, mobil pemadam kebakaran adalah fasilitas pelayanan publik yang wajib siaga 24 jam untuk melindungi masyarakat, bukan untuk kepentingan bisnis perusahaan.

“Mobil pemadam kebakaran merupakan fasilitas pelayanan publik yang harus selalu siap digunakan untuk melindungi masyarakat. Saya mengecam tindakan peminjaman untuk kepentingan perusahaan yang mengorbankan kesiapsiagaan daerah, terlebih di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan,” tegas Edwin.

Edwin menegaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai ketika warga Ogan Ilir membutuhkan pertolongan saat kebakaran, armada justru tidak ada karena sedang dipakai perusahaan.

Menindaklanjuti pemberitaan tersebut, Edwin langsung berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir. Dari hasil koordinasi itu, Bupati Ogan Ilir langsung mengambil langkah tegas dengan melaksanakan serah terima jabatan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran kepada Ibnu Hardi, yang juga menjabat sebagai Asisten I.

“Saya mengapresiasi langkah cepat dan tegas Bupati Ogan Ilir dalam merespons persoalan ini. Langkah tersebut harus menjadi momentum untuk membenahi pelayanan dan memastikan seluruh armada serta personel Damkar benar-benar siap melayani masyarakat,” ujarnya.

Edwin juga meminta agar kasus dugaan penyewaan ini dibongkar secara terbuka, termasuk siapa yang memberi izin dan apakah benar ada unsur bisnis di dalamnya.

“Pergantian pimpinan perlu diikuti evaluasi menyeluruh. Harus diperjelas bagaimana kendaraan itu digunakan dan apakah ada pelanggaran. Jika ditemukan pelanggaran, tindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

DPRD, lanjut Edwin, akan mengawal ketat pembenahan Damkar melalui fungsi pengawasan, terutama soal kesiapan armada dan tata kelola aset daerah.

“Petugas di lapangan sedang bekerja keras menghadapi kebakaran. Mereka harus didukung dengan armada yang siap dan tata kelola yang baik. Keselamatan masyarakat Ogan Ilir harus selalu menjadi prioritas,” tutup Edwin.

Penulis: Aura

Tim Red Sumsel 

Editor: Endang Rajo Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *