MEULABOH (Metrozone.net) – Keluarga besar SMA Negeri 1 Kaway XVI, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, melaksanakan aksi bakti sosial (baksos) dengan membersihkan sejumlah masjid di wilayah kecamatan setempat pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan gotong royong ini melibatkan guru, siswa, bersama para alumni SMAN 1 Kaway XVI, ibu-ibu PKK dan pengurus BKM mesjid setempat serta masyarakat sekitar.
Kepala SMAN 1 Kaway XVI, Mukhsin, S.Pd., menyampaikan bahwa bakti sosial ini digelar untuk mengajarkan para pelajar agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Selain itu, untuk mempererat hubungan silaturrahmi antara sekolah dengan masyarakat setempat
”Bakti sosial ini merupakan bagian dari program pendidikan di sekolah. Penting menanamkan sikap peduli lingkungan sedini mungkin kepada peserta didik,” ujar Mukhsin. Menurutnya, menjaga lingkungan agar tetap bersih dan asri merupakan langkah nyata dalam menjaga keseimbangan alam.
Mukhsin menambahkan bahwa aksi bersih-bersih ini akan menjadi agenda sekolah. insyaallah ke depan akan kita agenda kembali di hari Jum’at atau hari lainnya dengan menyasar berbagai tempat ibadah baik Musholla dan Masjid di berbagai Gampong di kecamatan Kaway XVI secara bergantian.
”Kegiatan ini akan terus lanjutkan secara bertahap. Untuk Jumat ini, fokus pembersihan dilakukan di Masjid Beuregang, Masjid Keudeu Aron, dan Masjid Gampong Mesjid dengan membagi peserta ke dalam beberapa kelompok,” jelasnya.
Aksi bersih-bersih dimulai sejak pagi hari. Seluruh peserta bergotong royong membersihkan berbagai area masjid, mulai dari ruang utama, teras, fasilitas wudhu, hingga halaman sekitar. Selain menyapu dan mengepel, para siswa juga membersihkan kaca, merapikan sarana ibadah, serta memastikan seluruh area masjid tertata dengan rapi.
Ketua OSIS SMAN 1 Kaway XVI, Badratun Maulidiya, yang didampingi wakil ketua, Dede Novi Arita Muda, mengungkapkan rasa antusias para siswa dalam mengikuti kegiatan yang berlokasi tak jauh dari lingkungan sekolah mereka tersebut. Bagi pengurus OSIS ini , bakti sosial ini tidak hanya sekadar bhakti sosial, tapi melalui kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap masa depan bumi.
”Dengan peduli dan menjaga alam agar tetap asri, kami berkontribusi untuk mengurangi permasalahan polusi yang menjadi isu lingkungan saat ini,” ungkap Maulidiya.
Masyarakat setempat menyambut positif inisiatif dari pihak sekolah. Kehadiran para siswa dan guru dinilai sangat membantu menjaga kebersihan masjid yang digunakan warga untuk beribadah sehari-hari. Suasana kebersamaan dan gotong royong pun terjalin erat antara warga dan pihak sekolah sepanjang kegiatan berlangsung.
Aksi nyata dan kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh satuan pendidikan ini mendapat apresiasi positif dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Aceh Barat, T. Kamarisal, S.Pd., M.Si.
Ia menyambut baik inisiatif SMAN 1 Kaway XVI yang memadukan pendidikan karakter dengan aksi sosial di tengah masyarakat.
”Kami sangat mengapresiasi langkah positif yang dilakukan oleh SMAN 1 Kaway XVI. Kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata penerapan pendidikan karakter berbasis kepedulian lingkungan dan sosial. Pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang memberikan dampak serta manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ungkap T. Kamarisal.
Ia juga berharap program “Jum’at Bersih” ini dapat terus dipertahankan secara konsisten dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Aceh Barat untuk menggalakkan kegiatan serupa.
Melalui bakti sosial ini, para siswa tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga tentang pentingnya memberikan kontribusi nyata dan mempererat hubungan sosial dengan masyarakat (*)
Penulis: Almanudar








