Geliat UMKM Aceh Barat: SMEA Premium Kupi Meulaboh Resmi Beroperasi di Jalan Swadaya

Daerah234 Dilihat

MEULABOH (Metrozone.net) – Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Barat terus menunjukkan geliat positif. Hal ini ditandai dengan hadirnya SMEA Premium Kupi Meulaboh yang resmi beroperasi di Jalan Swadaya, Gampong Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Acara seremoni peresmian (Grand Opening) yang berlangsung pada Sabtu (3/10/2026) tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, S.H., beserta sejumlah pejabat daerah, rekan dan keluarga dan tokoh masyarakat setempat. Pemotongan pita dilakukan oleh Wabup Aceh Barat turut didampingi owner, rekan dan keluarga

​Kehadiran unit usaha baru ini diharapkan dapat menjadi warna baru dalam industri kuliner dan gaya hidup di Meulaboh, sekaligus membawa dampak ekonomi yang nyata bagi kawasan sekitar.
​
​Owner SMEA Premium Meulaboh, Ari Farihas, mengungkapkan bahwa kehadiran usahanya diproyeksikan untuk membantu menggerakkan roda perekonomian daerah serta memberdayakan potensi sumber daya manusia lokal.

​”Harapan kami, hadirnya SMEA Premium Meulaboh ini bisa menyerap tenaga kerja lokal dan membuat perputaran ekonomi di Aceh Barat semakin berkembang. Insya Allah, usaha ini menjadi salah satu penggerak roda ekonomi, baik dari sisi pelaku usaha maupun penikmatnya, sehingga Aceh Barat terus berkembang dan maju ke depan,” ujar Ari Farihas saat diwawancarai di sela-sela acara.

​SMEA Premium Meulaboh mengusung konsep tempat nongkrong dan bersantai yang inklusif untuk semua kalangan. Selain menyajikan berbagai sajian menu unggulan, kebiasaan masyarakat Aceh yang identik dengan budaya minum kopi juga menjadi perhatian utama.

​”Yang paling menarik, khususnya buat kaum Adam, tentu kami menyajikan kopi hingga varian kopi susu khas dan lainnya. Jadi, bagi siapapun yang ingin menikmati hidangan dan suasana nyaman, silakan datang langsung ke SMEA Premium,” tambah Ari.
​
Pihak pengelola menegaskan komitmennya untuk tetap menyelaraskan seluruh operasional usaha dan hiburan dengan arahan, regulasi, serta norma kearifan lokal yang ditetapkan oleh lembaga dan pemerintah daerah setempat.

Hal ini, kata dia, dilakukan agar keberadaan tempat usaha tersebut tetap menjaga suasana kondusif, tertib, dan sesuai dengan syariat Islam yang berlaku di Aceh Barat.

Ia menyebutkan, SMEA Premium Kupi Meulaboh merupakan cabang ke-26 dari usaha tersebut. Untuk operasional di Meulaboh, pihaknya mempekerjakan sebanyak 25 orang tenaga kerja.

“Total ada 25 tenaga kerja, sekitar 70 sampai 80 persen merupakan tenaga kerja dari Aceh Barat,” jelasnya.

Selain menyerap tenaga kerja lokal, SMEA Premium Kupi Meulaboh juga menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Arief menyebutkan terdapat sekitar 16 UMKM yang ikut terlibat sebagai tenant di tempat tersebut.

“Kita juga bekerja sama dengan UMKM, Total ada sekitar 16 UMKM yang hadir bersama kita ini,” pungkasnya

Penulis; Almanudar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *