Suka Makmue (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh, mematangkan persiapan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer yang direncanakan digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan pada 10 November 2026.
Kegiatan tersebut ditargetkan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pembentangan bendera Merah Putih terpanjang di Indonesia.
Persiapan kegiatan dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dipimpin oleh Bupati Nagan Raya Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., di Aula Setdakab Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Kamis (1/10/2026).
Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang, unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Plt. Sekda beserta para asisten, kepala SKPK, Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah Nagan Raya, serta para camat di lingkungan Pemkab Nagan Raya.
Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. atau yang akrab disapa TRK mengatakan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer tersebut tidak hanya diarahkan untuk mencatatkan rekor MURI, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer ini selain ditargetkan untuk memecahkan rekor MURI, juga menjadi penanda bahwa tahun ini Kabupaten Nagan Raya genap berusia 24 tahun,” ujar TRK.
Menurut TRK, kegiatan tersebut direncanakan turut dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Namun, kepastian mengenai waktu dan kehadiran Presiden masih menyesuaikan agenda.
“Insya Allah Bapak Presiden Prabowo akan hadir pada tanggal 10 November atau tanggal lain. Bisa jadi bergeser sedikit. Yang penting, kita berharap momentum ini dapat dihadiri oleh Bapak Presiden,” ujarnya.
TRK menyampaikan, beberapa hari sebelumnya dirinya telah menyampaikan undangan secara langsung kepada Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman.
Undangan juga telah disampaikan melalui Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo untuk diteruskan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Ia menjelaskan, pembentangan Bendera Merah Putih direncanakan mengambil rute dari Bandara Cut Nyak Dhien hingga Masjid Agung Baitul A’la (Masjid Giok) dengan melibatkan sekitar 12.000 peserta.
“Panitia yang sudah dibentuk mulai besok harus bekerja secara maksimal untuk menyukseskan pembentangan Bendera Merah Putih ini di Kabupaten Nagan Raya,” pintanya.
Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Nagan Raya, Siddiqi Abdul Rahman, S.E., M.Sc mengatakan Rakor tersebut digelar untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mempersiapkan seluruh kebutuhan pelaksanaan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer.
Rakor, lanjut Siddiqi, membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan, termasuk mekanisme pembentangan bendera, pembagian tugas, kesiapan peserta.
“Serta rangkaian kegiatan yang direncanakan dalam menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto apabila agenda tersebut terealisasi,” jelasnya.
Setelah pemaparan, rapat dilanjutkan dengan diskusi lintas sektor untuk mematangkan berbagai persiapan. Unsur Forkopimda menyampaikan dukungan terhadap rencana pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer tersebut.
Sejumlah unsur Forkopimda, di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nagan Raya, Kapolres Nagan Raya, Wakil Ketua DPRK Nagan Raya, serta perwakilan Kodim 0116/Nagan Raya, secara bergantian menyampaikan masukan dan saran terkait kesiapan serta kelancaran pelaksanaan kegiatan.
(Almanudar)









