Warga Keluhkan Pekerjaan SPAM IKK Way Sepagasan Pringsewu Rp 32,5 Miliar T.A 2026 Lamban dan Minim Rambu Keselamatan, Pengguna Jalan Resah

Blog19 Dilihat

 

Pringsewu, Lampung, Metrozone.net, —

Pekerjaan pembangunan jaringan perpipaan SPAM IKK Way Sepagasan Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak Rp. 32.585.379.708,30 yang bersumber dari APBN dikeluhkan warga. Sabtu (10/10/2026)

Warga menyebut kinerja pekerjaan tersebut lamban dan lambat, selain itu galian pipa yang menganga di pinggir jalan membuat warga masyarakat pengguna jalan resah karena minimnya rambu-rambu keselamatan kerja (K3).

Pantauan awak media Metrozone.net di lokasi pada Sabtu, 10 Oktober 2026 sekitar pukul 17:26 WIB di Jalan Kapl. Sililonga, Pandansari Selatan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, terlihat galian pipa SPAM IKK masih terbuka lebar di bahu jalan aspal. Galian tersebut hanya ditandai dengan police line kuning-hitam seadanya yang diikat di bambu kecil, tanpa adanya rambu peringatan, lampu penerangan maupun pembatas yang layak.

Salah seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada awak media ini, kondisi tersebut sangat membahayakan pengguna jalan, terutama saat kendaraan bersimpangan dan pada malam hari.

“Kalau kendaraan bersimpangan kadang buat warga resah takut terjadi kendaraan tergelincir di dalam lobang galian apa lagi pada malam hari mas, karena galian tersebut dekat dengan jembatan gorong-gorong jalan terlihat sempit dan minim rambu jalan,” keluh warga tersebut kepada Metrozone.net.

Warga juga menilai pekerjaan tersebut kinerjanya lamban sampai saat ini belum juga selesai, padahal proyek tersebut merupakan proyek strategis dengan nilai besar Rp 32,5 miliar yang dikerjakan oleh PT. Sabata Karya Kencana dengan konsultan PT. Ika Adya Persada KSO CV. Intishar di bawah Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Provinsi Lampung, Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Cipta Karya.

“Dan pekerjaan tersebut kinerjanya lamban sampai saat ini belum juga selesai dan galian pipa SPAM IKK Way Sepagasan Kabupaten Pringsewu T.A 2026 Rp 32,5 miliar diduga pelaksana kontraktor bandel seperti tidak hiraukan spek gambar kerja,” tambah warga.

Warga dan masyarakat berharap kepada Direktorat Jenderal Cipta Karya Provinsi Lampung, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Lampung agar lebih perhatian sering turun ke lapangan kerja agar pekerjaan tersebut tidak dikerjakan seenaknya sendiri dan mengutamakan keselamatan pengguna jalan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana PT. Sabata Karya Kencana maupun pihak konsultan pengawas PT. Ika Adya Persada KSO CV. Intishar belum dapat dikonfirmasi terkait keluhan warga mengenai lambannya pekerjaan dan minimnya rambu keselamatan kerja di lokasi galian pipa SPAM IKK Way Sepagasan tersebut.

Penulis: Tim Redaksi Metrozone.net
Editor: Redaksi

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *