Meulaboh (Metrozone.net) – Suasana duka menyelimuti wilayah Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, pada Minggu (5/4/2026) petang.
Seorang anak laki-laki dilaporkan hilang terseret arus dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tenggelam di kawasan pantai Gampong Ujong Kalak (Batee Puteh) Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Korban yang diketahui bernama Sidiq (10), warga jalan swadaya awalnya sedang mandi di laut bersama empat orang temannya.
Namun, kegembiraan mereka berubah menjadi kepanikan saat korban diduga kuat terseret arus laut yang cukup kuat hingga akhirnya hilang dari pandangan teman-temannya. Mendapat laporan dari warga, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penyisiran.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, SP., MIL, menyatakan bahwa pihaknya segera mengerahkan seluruh sumber daya manusia dan peralatan untuk mempercepat proses pencarian sebelum hari semakin gelap.
“Kami bergerak cepat setelah menerima informasi dari warga dan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk proses pencarian di titik lokasi kejadian,” ujar Ronald
Operasi pencarian ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, antara lain:
BPBD Aceh Barat
Basarnas
TNI dan Polri
Relawan RAPI dan masyarakat setempat
Setelah melakukan pencarian intensif selama kurang lebih 2,5 jam, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan keberadaan korban.
“Setelah dilakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan sekitar 800 meter dari titik awal kejadian pada pukul 20.05 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Jasad korban kemudian dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Terkait kejadian memilukan ini, pihak BPBD Aceh Barat mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih waspada saat membiarkan anak-anak beraktivitas di area pantai.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah perairan. Terutama bagi anak-anak, harus selalu dalam pantauan ketat orang tua agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.
Penulis: Almanudar









