Ogan Ilir,Metrozone.net – Minat calon siswa untuk bersekolah di SMA Negeri 1 Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, terus meningkat setiap tahun. Sementara itu, daya tampung sekolah terbatas hanya untuk 360 siswa, dibagi ke dalam 10 rombongan belajar dengan maksimal 36 siswa per kelas. Karena jumlah pendaftar jauh melebihi kapasitas, maka seleksi menjadi langkah yang wajib dilaksanakan.
Kepala SMAN 1 Indralaya, Pudyo Laksono, S.Pd., M.Pd., menjelaskan pada Jumat (26/6/2026), bahwa penerimaan mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 serta Petunjuk Teknis SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Provinsi Sumatera Selatan. Pembagian kuota meliputi Jalur Prestasi akademik 5 %, Prestasi non‑akademik 5 %, Prestasi TKA 5 %, Prestasi tes akademik 20 %, Jalur Mutasi 5 %, Jalur Domisili 30 %, Jalur Afirmasi 30 %.
Untuk jalur prestasi tes akademik, seleksi dilaksanakan Selasa 23 Juni 2026 pukul 13.00 WIB menggunakan sistem Uji Berbasis Komputer / CAT, terhubung langsung ke pusat sistem SPMB Provinsi melalui laman sumsel.spmb.go.id .
Cara penghitungan nilai akhir: Nilai Akhir = (60 % × Nilai Tes) + (40 % × Nilai Rata‑rata Raport)
Raport yang diambil adalah 5 mata pelajaran utama: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, IPS — selama 5 semester, lalu diverifikasi panitia.
Hasil bisa dilihat langsung oleh peserta lewat gawai masing‑masing, dan diumumkan secara resmi lewat sistem pada Kamis 25 Juni 2026 pukul 13.00 WIB. Semua data capaian nilai ditampilkan secara terbuka di laman yang sama.
Menurut Pudyo, sistem ini menjadikan proses objektif dan transparan, sehingga isu praktik pungutan atau “orang dalam” tidak berdasar.
“Selain itu, jalur ini terbuka untuk pemantauan Dinas Pendidikan Provinsi, BPMP Sumsel, Satuan Intelkam Polres Ogan Ilir, serta Direktorat SMA Kemendikdasmen turut melakukan pengawasan baik secara daring maupun kunjungan langsung ke lokasi pelaksanaan,” tutupnya.
Tim Red Sumsel :
(Endang Rajo Alam)



