Batam, Metrozone.net- Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026, Ketua DPD BM PAN Kota Batam, Muhamad Ibnuh, SE, mengajak seluruh generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai energi positif dalam menghadapi tantangan zaman modern dan era digital.
Menurut Muhamad Ibnuh, Pancasila bukan hanya warisan para pendiri bangsa, tetapi juga fondasi yang tetap relevan untuk menjawab berbagai tantangan masa kini, mulai dari perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), ekonomi digital, hingga menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi media sosial.
“Di era digital ini, kita tidak cukup hanya menghafal Pancasila. Kita harus menghidupkan nilai-nilainya dalam tindakan nyata. Menjadi pribadi yang jujur, produktif, toleran, peduli sesama dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai bahwa generasi muda Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama di tingkat global apabila mampu memadukan semangat inovasi dengan nilai-nilai luhur Pancasila.
“Anak muda Indonesia harus berani bermimpi besar. Jangan hanya menjadi penonton perkembangan dunia, tetapi jadilah pelaku perubahan. Jadilah pengusaha, inovator, pemimpin, kreator digital dan pribadi yang membawa manfaat bagi bangsa, jelasnya.
Muhamad Ibnuh juga mengajak masyarakat untuk mengurangi perdebatan yang memecah belah dan memperbanyak kolaborasi yang membangun.
“Hari ini Indonesia tidak membutuhkan lebih banyak permusuhan. Indonesia membutuhkan lebih banyak persatuan, gotong royong dan kolaborasi. Perbedaan adalah kekuatan, bukan alasan untuk terpecah,” tambahnya.
Sebagai Ketua DPD BM PAN Kota Batam, ia berharap semangat Hari Lahir Pancasila tahun ini mampu membangkitkan optimisme masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
“Mari kita jadikan Pancasila bukan hanya slogan, tetapi gaya hidup. Bangun karakter yang kuat, tingkatkan kualitas diri, cintai negeri ini dan bersama-sama membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju, adil, sejahtera, serta dihormati dunia,” jelasnya lagi.
“Selamat Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026. Pancasila bukan tentang masa lalu, tetapi tentang masa depan Indonesia. Mari bersatu, berkarya dan bergerak bersama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju, lebih kuat dan lebih bermartabat,” tutupnya.
Pewarta: Hans








