Rumah Guru Honorer di Johan Pahlawan Ludes Terbakar, Pihak Sekolah Galang Donasi

MEULABOH (Metrozone.net) – Musibah kebakaran kembali melanda pemukiman warga di Kabupaten Aceh Barat. Kali ini, si jago merah menghanguskan rumah milik Sri Yulianti, seorang single parent yang berprofesi sebagai guru honorer. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu (21/6/2026) malam, sekitar pukul 22.30 WIB.

​Rumah yang terbakar berlokasi di Jalan Sisingamangaraja, Lorong Sejahtera, Dusun III, Gampong Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

​Saat dikonfirmasi, pemilik rumah mengungkapkan kesedihannya yang mendalam. Akibat amukan api yang begitu cepat, tidak ada satu pun harta benda atau barang berharga yang berhasil diselamatkan.

​”Tidak ada apa pun benda yang bisa diselamatkan, kecuali hanya pakaian yang melekat di badan,” ujar Sri Yulianti dengan nada tegar namun penuh rasa sedih.

​Diketahui, rumah tersebut selama ini dihuni oleh tiga orang anggota keluarga. Selain Sri Yulianti, rumah itu ditempati oleh anaknya, Cut Afrina, yang juga berprofesi sebagai guru honorer di MTs Harapan Bangsa (HBS) Meulaboh, serta adik Cut Afrina yang saat ini masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan berstatus yatim.

​Hingga berita ini diturunkan, pemicu pasti terjadinya kebakaran masih belum diketahui secara pasti. Pihak Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat masih harus melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lebih lanjut untuk menyelidiki sumber api. Di lokasi kejadian, garis polisi (police line) juga terlihat masih terpasang rapi di depan puing-puing rumah tersebut.

​Pantauan di lokasi pada Senin (22/6/2026), sanak saudara, kerabat, hingga kolega korban terus berdatangan ke tempat musibah. Kedatangan mereka bertujuan untuk memberikan dukungan moral, simpati, dan empati agar keluarga yang tertimpa musibah tetap tabah, sabar, dan kuat menghadapi cobaan ini.

​Merespons musibah yang menimpa salah seorang guru honorer tersebut, Kepala MTsS HBS Meulaboh, Suandi, menginisiasi pembukaan open donasi (galang dana) guna membantu meringankan beban ekonomi yang kini dihadapi korban.

​”Alhamdulillah, dukungan donasi terus mengalir dari berbagai pihak, terutama dari internal sekolah dan masyarakat yang peduli,” ungkap Suandi, Senin (22/6/2026).

​Diharapkan bantuan yang terus digalang ini dapat segera disalurkan untuk membantu pemulihan awal keluarga korban, sembari mendoakan agar Yang Maha Kuasa memberikan ganti yang lebih baik di kemudian hari.

Penulis: Almanudar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *