MEULABOH (Metrozone.net) – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Meureubo, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat secara resmi meluncurkan program Sekolah Hijau (Green School) dan Mandiri Pangan pada Sabtu (20/6/2026). Langkah progresif ini diambil sebagai upaya nyata pihak sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan yang peduli lingkungan sekaligus mampu mandiri secara pangan.
Acara peluncuran yang dikemas dalam kegiatan Kick Off Urban Farming (Pertanian Perkotaan) ini dipimpin langsung oleh Kepala SMPN 2 Meureubo, Ibnu Abas, S.Pd., M.Pd. Agenda ini turut dihadiri dan disaksikan oleh perwakilan wali murid, komite sekolah, dewan guru, staf tata usaha, serta seluruh siswa sekolah setempat.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah yang menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam demi masa depan generasi muda.
Dalam arahannya, Ibnu Abas mengajak seluruh elemen sekolah, termasuk peran aktif orang tua siswa, untuk berkolaborasi menyukseskan program berkelanjutan ini.

Usai seremoni pembukaan, acara dilanjutkan dengan aksi nyata penanaman berbagai jenis tanaman buah dan sayur di area lahan sekolah yang telah disiapkan. Pohon alpukat dan sukun menjadi komoditas utama yang ditanam secara simbolis pada peluncuran kali ini.
Suasana kebersamaan dan gotong royong terlihat sangat kental. Para siswa, dewan guru, komite, hingga perwakilan wali murid tampak bahu-membahu dan antusias menanam bibit-bibit tanaman di belakang sekolah dan area pekarangan sekolah.
Kepala SMPN 2 Meureubo, Ibnu Abas, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa program ini tidak hanya sekadar menanam pohon secara fisik, melainkan memiliki nilai edukasi karakter yang mendalam bagi para peserta didik.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan hijau (Green School) dan meningkatkan ketahanan pangan di sekolah. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta serta rasa tanggung jawab siswa terhadap alam sekitar,” ujar Ibnu Abas.
Peluncuran Kick Off Urban Farming ini merupakan langkah awal menuju kemandirian sekolah dan merupakan tonggak awal (milestone) bagi SMP Negeri 2 Meureubo dalam mentransformasikan diri menjadi sekolah yang asri, hijau, dan berdikari secara pangan.
Ke depan, hasil dari pertanian sekolah ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi seluruh warga sekolah maupun masyarakat di lingkungan sekitar.
”Semoga apa yang kita tanam hari ini akan tumbuh subur dan membawa manfaat serta keberkahan bagi kita semua,” pungkas Ibnu Abas optimis.
Penulis: Almanudar







