Proyek Swakelola PUPR Pringsewu Ruas SP.3 Tugu Bambu – SP.5 Tugu Sarinongko Diduga Buruk Kualitas, Aspal Baru Beberapa Bulan Sudah Terkelupas

 

Pringsewu, Metrozone.net, —

Proyek swakelola Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2026 ruas Sp.3 Tugu Bambu – Sp.5 Tugu Sarinongko Jl. Veteran disoroti warga. Pasalnya, kondisi aspal jalan yang baru dibangun beberapa bulan lalu sudah terlihat terkelupas dan berlubang sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan. Senin (06/07/2026)

Berdasarkan pantauan awak media dan laporan warga Pringsewu inisial JK, sejumlah titik di ruas jalan tersebut sudah mengalami kerusakan. Aspal terkelupas, muncul lubang, dan permukaan jalan tidak rata. Padahal proyek ini baru seumur jagung dan seharusnya bisa bertahan hingga tahun-tahun berikutnya.

“Ini jalan baru dibangun beberapa bulan lho pak. Masa sudah terkelupas dan berlubang. Kalau malam atau hujan kan bahaya buat warga yang lewat, apalagi motor. Tolonglah uang pajak rakyat dipakai sebaik mungkin, jangan asal jadi,” ujar JK warga Pringsewu.

Data Proyek di LPSE
Berdasarkan informasi dari LPSE Kabupaten Pringsewu, proyek ini bernama:
IBM-SWA-06 Pengadaan Bahan Material Ruas Jalan Sp. 3 Tugu Bambu – Sp. 5 Tugu Sari Nongko (Jl. Veteran 90)
1. Satuan Kerja: DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT Kab. Pringsewu
2. Pagu: Rp 186.724.897,00
3. HPS: Rp 188.724.489,60
4. Pemenang: CV. DUTA AGUNG PERSADA
5. Alamat: Jl. KH Agus Salim Gg Langgar No 33 Kel. Kaliawi – Bandar Lampung
6. Harga Terkoreksi/Negosiasi: Rp 187.335.942,39

Dengan anggaran ratusan juta tersebut, warga berharap kualitas pekerjaan benar-benar sesuai spek dan tidak cepat rusak.

Warga meminta Dinas PUPR Kabupaten Pringsewu, konsultan pengawas, dan pihak pelaksana segera turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan. Selain itu juga mendesak adanya evaluasi dan pengawasan ketat agar proyek swakelola yang bersumber dari uang rakyat ini tidak merugikan masyarakat.

“Harapannya pembangunan dari pemerintah itu awet. Jangan baru beberapa bulan sudah rusak lagi. Kami bayar pajak, kami juga butuh jalan yang bagus dan aman,” tegas JK.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR Kabupaten Pringsewu dan CV. Duta Agung Persada belum dapat dikonfirmasi terkait temuan kerusakan di lapangan tersebut.

(Epy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *