MEULABOH (Metrozone.net) – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM., memimpin Apel Siaga Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan Satuan Tugas (Satgas) Pageu Gampong di Lapangan Bola Kaki Gampong Gunong Meuh, Kecamatan Kaway XVI, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 430 anggota Satlinmas dari 85 gampong yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kaway XVI, Pante Ceureumen, dan Bubon. Turut hadir dalam acara tersebut para camat dari ketiga kecamatan, unsur TNI/Polri, Satpol PP dan WH Aceh Barat, BPBD Aceh Barat, tokoh masyarakat, serta jajaran tamu undangan lainnya.
Dalam keterangannya, Bupati Tarmizi menegaskan bahwa penanggulangan dan mitigasi bencana tetap menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Pihaknya mengupayakan agar aparatur gampong dan tokoh masyarakat di seluruh kecamatan memahami langkah-langkah mitigasi bencana secara tepat.
”Fokus utama kita adalah mitigasi bencana. Kita ingin aparatur gampong dan tokoh masyarakat di 12 kecamatan memahami langkah-langkah mitigasi bencana alam, seperti banjir, longsor, hingga kebakaran rumah. Dengan pemahaman ini, masyarakat tidak panic, sudah siap, dan tahu langkah antisipasinya,” ujar Tarmizi.
Selain kesiapsiagaan bencana, Tarmizi menekankan pentingnya penguatan Satgas Pageu Gampong sebagai benteng pertahanan desa dari berbagai ancaman sosial. Satgas ini difungsikan untuk membentengi gampong dari bahaya narkoba, judi online, aliran sesat, serta penyakit masyarakat lainnya.
Tarmizi menilai, selama ini pencegahan gangguan ketertiban belum maksimal karena sebagian aparatur gampong masih merasa sebagai masyarakat biasa tanpa beban tanggung jawab moral yang melekat.
”Melalui apel ini, mereka telah diberi mandat dan amanah. Mereka kini memiliki beban moral sebagai pengawas, intelijen, sekaligus ujung tombak pemerintah di lapangan. Ketika ada ancaman, mereka bisa langsung mencegah dan melaporkannya ke pihak kepolisian,” ujarnya
Ia menambahkan setiap laporan dari Satgas Pageu Gampong dan Satlinmas ini tergolong informasi A1 sehingga proses penanganannya oleh polisi akan lebih cepat,” tegasnya.
Sebagai langkah keberlanjutan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berencana meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan khusus. Materi edukasi dan simulasi penanganan bencana, termasuk panduan pemadaman kebakaran rumah, akan disebarluaskan hingga ke tingkat masyarakat, salah satunya melalui konten video edukasi yang dijadwalkan mulai didistribusikan pada 27 September 2026 (*)
Penulis: Almanudar







