Pemuda Samatiga Gelar Beut Panteu Keude Bersama Mahasiswa KKN UTU, Dorong Dakwah Adaptif dan Penguatan Moral

MEULABOH (Metrozone.net) – Pemuda Kecamatan Samatiga kembali menggelar kegiatan edukasi dan keagamaan bertajuk Beut Panteu Keude. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (13/8/2026) pukul 20.00 wib hingga selesai bertempat di Warung UD Aris, Gampong Leukeun, Kecamatan Samatiga ini dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) yang sedang menjalankan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan setempat.

​Penyuluh P3K KUA Kecamatan Samatiga, Tgk. Miswar, menjelaskan bahwa Beut Panteu Keude merupakan inovasi gerakan dakwah yang diinisiasi oleh pemuda Samatiga sebagai wadah belajar serta berdiskusi mengenai berbagai persoalan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

​”Ini merupakan kegiatan yang terus konsisten dilakukan oleh pemuda Samatiga, dan ke depan akan dilaksanakan secara bergilir dari satu tempat ke tempat lainnya di wilayah Kecamatan Samatiga,” ujar Tgk. Miswar yang akrab disapa Abu Milinial.

​Gaya penyampaian Tgk. Miswar yang interaktif, aktif bergerak mendekati jamaah, serta diselingi humor santai membuat suasana kajian terasa hangat dan hidup. Para peserta, mulai dari pemuda, masyarakat umum, hingga mahasiswa KKN UTU, menyimak materi dengan penuh antusias.

​Kehadiran kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari Geuchik Gampong Leukeun, Kamaruzzaman. Ia menyampaikan bahwa Beut Panteu Keude menjadi sarana yang sangat positif bagi generasi muda, terlebih dengan adanya sinergi bersama mahasiswa KKN UTU yang sedang mengabdi di 32 gampong se-Kecamatan Samatiga.

​Dalam penjelasannya, Kamaruzzaman turut menyoroti tantangan sosial saat ini, di mana daerah sedang menghadapi krisis keteladanan dan kejujuran. Menurutnya, pendidikan moral dan nasihat kepada anak-anak serta masyarakat harus senantiasa dilandasi oleh uswatul hasanah (teladan yang baik) dalam kehidupan sehari-hari.

​Dukungan penuh juga disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Aceh Barat, Dr. Khairul Azhar, M.A. Ia menilai gagasan Beut Panteu Keude sebagai langkah nyata yang sangat bermanfaat dan patut didukung bersama.

​”Kegiatan seperti ini sangat positif dan harus kita dukung bersama. Masyarakat bisa mendapatkan ilmu pengetahuan sambil menikmati kopi dan kudapan ringan yang disediakan,” ungkap Dr. Khairul Azhar.

​Ia juga menyoroti fenomena digitalisasi yang menjadi tantangan tersendiri di tengah masyarakat, di mana tidak sedikit orang tua yang turut larut dalam fitur-fitur gawai hingga berdampak pada perilaku anak dan keluarga. Oleh karena itu, kehadiran penyuluh agama seperti Tgk. Mizwar dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui pendekatan dakwah yang adaptif sangat berdampak positif bagi masyarakat Samatiga dan Aceh Barat pada umumnya.

​Khairul Azhar berharap ruang diskusi ini terus berlanjut secara konsisten dengan menghadirkan bermacam tema serta isu-isu aktual.

​”Melalui Beut Panteu Keude, saya berharap lahir banyak dinamika keilmuan dan pemahaman yang lebih luas terhadap berbagai persoalan keagamaan maupun sosial yang sedang berkembang,” pungkasnya.

​Kegiatan Beut Panteu Keude di Warung UD Aris tersebut berlangsung penuh kekeluargaan. Tingginya partisipasi aktif masyarakat tampak dari kehadiran berbagai kalangan, termasuk kaum ibu yang antusias mengikuti sesi diskusi dan kajian hingga akhir acara (**)

(Almanudar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed