Pemkab Aceh Barat Pecahkan Rekor MURI Minum Kopi Khop Massal Libatkan 2.026 Peserta

Daerah163 Dilihat

MEULABOH (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sukses mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui aksi minum Kopi Khop secara massal di Lapangan Teuku Umar, Meulaboh, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan ini melibatkan 2.026 peserta yang membentuk formasi angka 438, melambangkan usia Kota Meulaboh. Jalannya pemecahan rekor ini disaksikan dan dinilai langsung oleh dua perwakilan tim juri MURI dari Jakarta.

​Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, menjelaskan bahwa angka 2.026 peserta sengaja disesuaikan dengan tahun pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar mengejar pengakuan formal, melainkan langkah strategis untuk mengangkat Kopi Khop minuman khas Aceh Barat yang disajikan dengan gelas terbalik ke kancah nasional hingga internasional.

​”Kita ingin memperkenalkan Kopi Khop kepada Indonesia dan dunia, sehingga orang penasaran dan datang ke Aceh Barat. Dengan begitu, terjadi perputaran uang yang memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat dan UMKM penyedia kopi,” ujar Tarmizi di Lapangan Teuku Umar.

​Sebelum pemecahan rekor ini, Kopi Khop telah resmi terdaftar dan mengantongi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementerian Hukum dan HAM sebagai kekayaan komunal daerah. Sebagai bentuk penguatan identitas budaya lokal tersebut, Pemkab Aceh Barat kini juga merencanakan pembangunan Tugu Kopi Khop di lokasi yang strategis.

​Di sela-sela kemeriahan acara, Bupati Tarmizi turut menyampaikan imbauan khusus terkait budaya minum kopi bagi masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Aceh Barat. ASN diperbolehkan menikmati kopi sebelum jam kerja atau sebelum pukul 08.00 WIB, saat jam istirahat sore, atau pada hari libur.
​Selain itu, masyarakat diimbau untuk mengatur waktu berkumpul di warung kopi agar tidak larut malam serta membatasi konsumsi kopi agar tidak mengganggu kesehatan.

​Direktur Operasional MURI, Awan Rahargo, yang hadir langsung dalam perhelatan tersebut menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya. Ia menilai tradisi minum kopi bukan sekadar aktivitas mengonsumsi minuman, melainkan bagian erat dari tradisi masyarakat Indonesia untuk mempererat silaturahmi dan interaksi sosial.

​“Hari ini menjadi suatu hal yang luar biasa bagi kami tim MURI bisa mendapat kehormatan menyaksikan perhelatan akbar seni tradisi budaya kulinari di Kota Meulaboh. Kopi Khop merupakan identitas dan ikon pariwisata daerah yang sangat khas. Belum sah rasanya berkunjung ke Meulaboh jika belum menikmati Kopi Khop,” ungkap Awan Rahargo.

Ia menjelaskan, kegiatan minum kopi khop secara massal oleh 2.026 peserta telah memenuhi kriteria MURI sebagai kegiatan minum kopi khop dengan peserta terbanyak di Indonesia.

​Dengan capaian rekor jumlah peserta terbanyak serta legalitas HKI yang telah dikantongi, Kopi Khop kini semakin kokoh sebagai identitas budaya kuliner unggulan kebanggaan masyarakat Aceh Barat (*)

Penulis: Almanudar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *