Lapas Narkotika Karang Intan Dorong Pengembangan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Kinerja

Berita18 Dilihat

Karang Intan, Metrozone.net –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan mengikuti Sosialisasi Manajemen Talenta di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Zoom Meeting dari Aula Lapas, Jumat (23/10/2026). Kepala Lapas, Yugo Indra Wicaksi, bersama pejabat struktural dan staf berpartisipasi dalam kegiatan tersebut untuk mendukung pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan kompetensi, kinerja, dan potensi pegawai.

Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyelenggarakan sosialisasi tersebut dengan mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 20 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN. Kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai pengelolaan talenta sebagai dasar pengembangan karier dan pengisian jabatan secara objektif sesuai prinsip meritokrasi.

Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia, menyampaikan arahan Menteri mengenai penerapan manajemen talenta dalam pengisian jabatan. Ia menjelaskan bahwa sistem tersebut mempertimbangkan kompetensi, kinerja, potensi, dan kualifikasi pegawai untuk mendukung penempatan ASN sesuai kemampuan dan kebutuhan organisasi.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyambut positif pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, manajemen talenta menjadi langkah penting dalam memberikan kesempatan pengembangan karier yang adil sekaligus mendorong pegawai meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Manajemen talenta memberikan kesempatan kepada setiap ASN untuk mengembangkan karier berdasarkan kemampuan dan hasil kerjanya. Kami mendorong seluruh pegawai agar terus meningkatkan kompetensi, menunjukkan kinerja terbaik, serta memastikan data kepegawaiannya lengkap dan akurat. Dengan pengelolaan SDM yang tepat, kami berharap dapat menghadirkan pelayanan Pemasyarakatan yang semakin profesional dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Yugo.

Sebagai tindak lanjut, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan mendorong seluruh pegawai melengkapi dan memperbarui data kepegawaian melalui aplikasi MyASN. Pemutakhiran data tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pemetaan potensi pegawai melalui Talent Management Box, sehingga proses pengembangan karier dapat berlangsung lebih terarah berdasarkan informasi kepegawaian yang akurat.

Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan berharap penerapan manajemen talenta dapat membuka peluang pengembangan karier yang lebih terarah bagi setiap pegawai. Melalui pengelolaan sumber daya manusia berdasarkan kemampuan dan prestasi kerja, Lapas berupaya menghadirkan aparatur yang profesional dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan serta memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. (nta).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *