MALAYSIA (Metrozone.net) – Langkah nyata dalam memperluas jejaring internasional kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M., memimpin langsung Delegasi Indonesia dalam ajang South East Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop 2026 yang digelar di Balai Mesyuarat Sekolah Menengah Kebangsaan Ibrahim Fikri, Teluk Ketapang, Terengganu, Malaysia, Selasa (8/9/2026).
Ajang bergengsi tingkat Asia ini melibatkan peserta dari empat negara, yaitu Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Kamboja. Delegasi Indonesia sendiri diwakili oleh perwakilan dari tujuh provinsi, di mana Kabupaten Aceh Barat mengirimkan 25 pelajar tingkat SMA dan madrasah untuk berlaga. Kehadiran para pelajar ini turut didampingi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin), para kepala sekolah, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh Barat.
Kunjungan singkat Bupati Tarmizi ke Terengganu dilakukan guna memenuhi undangan panitia penyelenggara sekaligus memberikan dukungan moral secara langsung kepada kontingen pelajar Aceh Barat. Bagi Tarmizi, keterlibatan para siswa dalam ajang lintas negara ini bukan sekadar mengejar gelar juara, melainkan membangun fondasi mental yang kokoh.
“Bukan juara yang paling penting. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita memiliki mental dan keberanian untuk mengikuti olimpiade antarnegara. Pengalaman ini akan membuat mereka semakin termotivasi untuk menjadi yang terbaik,” ujar Tarmizi, Rabu (9/9/2026).
Partisipasi Aceh Barat pada kompetisi ini mencatatkan peningkatan signifikan. Jika pada tahun 2025 terdapat 12 pelajar yang dikirim dan berhasil meraih juara, tahun ini jumlah peserta melonjak menjadi 25 orang. Pengalaman berkompetisi di tingkat internasional dinilai sangat berharga untuk melatih kepercayaan diri dan daya saing generasi muda di kancah global.
Selain mendampingi kontingen pelajar, agenda di Terengganu ini dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk memperkuat hubungan bilateral yang telah terbangun antara Aceh Barat dan Terengganu. Sebelumnya, rombongan dari Terengganu telah dua kali melakukan kunjungan resmi ke Aceh Barat.
Hubungan baik yang terjalin mulai membuahkan hasil nyata, ditandai dengan mulai berdatangannya wisatawan asal Malaysia ke Aceh Barat. Momentum ini dimanfaatkan kedua belah pihak untuk saling mempromosikan potensi wisata daerah kepada para pelancong.
Di sela-sela agenda utama, Bupati Tarmizi juga menggelar pertemuan khusus dengan pihak rektorat Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Terengganu. Pertemuan ini membahas rencana kolaborasi di bidang pendidikan dan pengembangan sektor pariwisata secara berkelanjutan.
Melalui sinergi yang terus diperkuat ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat optimistis kerja sama lintas negara tersebut dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan daerah serta masa depan generasi muda Aceh Barat. (*)
(Almanudar)












