Ikan di Lubuk Larangan Anak Yatim Wisata Tambangan Jae Banyak Mati, Warga Minta Segera Ditelusuri

Tambangan, Mandailing Natal – Metrozone Net

Ikan yang berada di kawasan Wisata Lubuk Larangan Anak Yatim Desa Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal, dilaporkan banyak yang mati dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat karena ikan-ikan di aliran Sungai Tambangan merupakan bagian penting dari kawasan Lubuk Larangan sekaligus menjadi potensi wisata desa.

Hingga saat ini, warga belum mengetahui secara pasti penyebab matinya ikan tersebut. Belum dapat dipastikan apakah kejadian itu berkaitan dengan kondisi air sungai, dugaan pencemaran, aktivitas tertentu di sekitar sungai, atau faktor lainnya.

Warga berharap kondisi tersebut segera ditelusuri oleh pihak terkait. Pemeriksaan kualitas air dan kondisi lingkungan sungai dinilai penting untuk mengetahui penyebab kematian ikan sekaligus memastikan kondisi ekosistem Sungai Tambangan tetap aman.

Lubuk Larangan selama ini menjadi salah satu bentuk kepedulian masyarakat Desa Tambangan Jae dalam menjaga kelestarian ikan dan lingkungan sungai.

Karena itu, masyarakat mengajak seluruh lapisan warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Tambangan.

“Mari kita bersama-sama menjaga Sungai Tambangan. Jangan sampai sungai tercemar dan ekosistem ikan semakin rusak,” demikian seruan masyarakat.

Warga juga mengimbau agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mencemari sungai. Apabila masyarakat menemukan aktivitas yang mencurigakan atau kegiatan pertambangan yang menggunakan Dompeng di sekitar aliran sungai, warga diminta segera melaporkannya kepada pihak yang berwenang agar dapat dilakukan pemeriksaan dan tindakan sesuai ketentuan.

Informasi mengenai dugaan aktivitas tersebut juga dapat disampaikan kepada warga Tambangan Jae dan media yang melakukan pemberitaan agar informasi dapat segera diteruskan kepada pihak terkait.

Kelestarian Sungai Tambangan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian, pengawasan dan partisipasi masyarakat, keberadaan Lubuk Larangan Desa Tambangan Jae diharapkan tetap terjaga dan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta generasi mendatang.

jurnalis: Arbain

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *