Dosen Prodi Akuakultur UBB Gelar Pengabdian Bina Desa, Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Penyuluhan Perikanan di Pulau Kelapan

BANGKA SELATAN – Tim dosen Program Studi Akuakultur Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar kegiatan Pengabdian Bina Desa di Pulau Kelapan, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (25/7/2026). Berbagai kegiatan sosial, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan yang berlangsung sejak siang hingga malam hari itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, mengikuti rangkaian kegiatan yang disiapkan tim dosen UBB.

Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian masyarakat adalah pelayanan pengobatan gratis yang dipimpin oleh dr. Alia Rahmah. Layanan kesehatan tersebut dimanfaatkan warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan berkonsultasi mengenai berbagai keluhan yang dialami.

Selain layanan kesehatan, tim pengabdian juga memberikan penyuluhan di bidang perikanan kepada masyarakat sebagai upaya mendukung peningkatan pengetahuan dan produktivitas sektor perikanan yang menjadi mata pencaharian utama warga Pulau Kelapan.

Sementara itu, kaum ibu mendapatkan pelatihan keterampilan berupa meronce dan membuat kerajinan rajut yang dipandu oleh Nurul Wulandari. Pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang usaha rumahan sekaligus menambah penghasilan keluarga.

Kegiatan juga dirancang ramah anak melalui lomba mewarnai serta pemutaran film edukatif Jumbo yang disambut meriah oleh anak-anak setempat.

Kepala Dusun Kelapan, Bungawati, mengapresiasi kepedulian Universitas Bangka Belitung yang menghadirkan berbagai program pemberdayaan bagi masyarakat di wilayahnya.

“Kami sangat mendukung dan menyambut dengan sukacita kehadiran tim dosen UBB di Pulau Kelapan. Kegiatan seperti ini sangat membantu warga, baik dari sisi kesehatan, wawasan perikanan, maupun hiburan edukatif bagi anak-anak,” ujarnya.

Perwakilan tim dosen UBB, Dr. Robin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Tujuan kami datang ke sini adalah berbagi ilmu dan berkontribusi langsung kepada masyarakat. Antusiasme warga menjadi semangat bagi kami untuk terus melaksanakan pengabdian di wilayah kepulauan,” katanya.

Senada dengan itu, dosen UBB Tiara Puspa Anjani menjelaskan pelatihan keterampilan bagi kaum ibu diharapkan mampu meningkatkan kreativitas sekaligus membuka peluang usaha berbasis ekonomi kreatif.

“Melalui pelatihan meronce dan rajutan tangan, kami berharap para ibu dapat mengembangkan keterampilan yang nantinya bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga,” ujarnya.

Koordinator kegiatan, Dr. Eva Prasetiyono, menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Universitas Bangka Belitung dalam mendukung pembangunan masyarakat pesisir.

“Kami berharap ilmu, pengalaman, dan bantuan yang diberikan melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Pulau Kelapan serta memperkuat sinergi antara kampus dan masyarakat,” katanya.

Kegiatan Pengabdian Bina Desa ini melibatkan tim dosen Program Studi Akuakultur UBB yang terdiri atas Tiara Puspa Anjani, Robin, Eva Prasetiyono, Agung Riswandi, Ricky Hadi Pratama, Rudiansyah, dan Rahmi Valina, serta didukung dr. Alia Rahmah. Pelaksanaan kegiatan juga dibantu oleh Dwi Sugiarti, Revita Syefti Palmi, Nurul Wulandari, dan Lia Ayu Restiningsih.

Melalui kegiatan tersebut, Universitas Bangka Belitung berharap kehadiran perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan riset dan pendidikan, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *