Pringsewu, Lampung, Metrozone.net, —
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara resmi melepas pendistribusian logistik Pemilihan Kepala Pekon (Pilkapekon) Serentak Kabupaten Pringsewu Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Pringsewu, Senin, 26 Oktober 2026.
Pelepasan logistik tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Ketua DPRD Pringsewu Suherman, serta jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda Kabupaten Pringsewu.
Dalam sambutannya, Bupati Riyanto Pamungkas mengatakan Pilkapekon Serentak Kabupaten Pringsewu 2026 diikuti sebanyak 59 pekon. Tahapan Pilkapekon kini telah memasuki tahap akhir, dimana pemungutan suara akan dilaksanakan pada Selasa, 27 Oktober 2026.
“Pemkab Pringsewu berkomitmen penuh mendukung penyelenggaraan Pemilihan Kepala Pekon berkualitas. Berbagai dukungan, baik aspek teknis, administratif, maupun penganggaran, telah dipersiapkan sesuai ketentuan yang berlaku. Kita berharap seluruh tahapan berjalan lancar, mulai persiapan, pemungutan dan penghitungan suara, hingga pelantikan,” ujar Bupati Riyanto Pamungkas.
Bupati menegaskan pendistribusian logistik menjadi tahapan yang sangat krusial dalam Pilkapekon. Ia meminta panitia dan pihak terkait memastikan jumlah logistik sesuai kebutuhan, seluruh perlengkapan dalam kondisi baik, serta proses distribusi berlangsung aman, tertib dan tepat waktu hingga tiba di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Pemilihan Kepala Pekon bukan sekadar proses memilih pemimpin, melainkan bagian dari pendewasaan demokrasi dan sarana penyaluran aspirasi masyarakat di tingkat pekon. Diharapkan seluruh rangkaian berlangsung damai, aman, tertib dan kondusif,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Pringsewu Ihsan Hendrawan dalam laporannya mengungkapkan kesiapan logistik Pilkapekon untuk 59 pekon dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 140.854 pemilih yang akan didistribusikan hingga ke pekon-pekon.
“Jumlah surat suara ditambah cadangan 2,5 persen yaitu 144.375 lembar, jumlah kotak suara 75 unit, jumlah bilik suara 385 unit, jumlah tinta 166 botol, jumlah paku coblos 385 buah, jumlah bantal coblos 385 buah, dan jumlah kertas pleno perhitungan suara 59 berkas,” ungkap Ihsan Hendrawan.
(Epy/Red)


