DEMO DINAS PENDIDIKAN, KOMANDAN MADINA DESAK BUPATI COPOT KADIS PENDIDIKAN

Blog36 Dilihat

 

Mandailing Natal Metrozone Net

Massa yang tergabung dari Koalisi Mahasiswa Pemuda Mandailing Natal (Komandan Madina) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Kantor Bupati Mandailing Natal, Jumat (2/10/2026).

Dalam aksi tersebut, Robi Nasution dalam orasinya menyampaikan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian Komandan Madina. Robi menyampaikan sejumlah dugaan persoalan termasuk pelaksanaan Program Revitalisasi Tahun Anggaran 2026, pengadaan buku yang bersumber dari Dana BOS, dugaan praktik pungutan liar dalam proses administrasi pencairan Dana BOS, serta banyaknya anak putus sekolah.

“Tentu yang kami sampaikan hari ini sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah kita. Kami meminta agar berbagai persoalan ini dapat ditanggapi secara terbuka dan profesional.”ujar Robi.

Masih Robi, dalam pelaksanaan Revitalisasi tersebut adanya indikasi intervensi dari oknum Dinas Pendidikan bahkan diduga menerima fee dalam setiap pekerjaan revitalisasi.

“Berdasarkan informasi yang kami himpun terdapat 10 SD, 8 SMP dan 13 TK PAUD penerima program Revitalisasi Tahun Anggaran 2026 yang telah mulai berjalan. Dan adanya dugaan intervensi oleh oknum Dinas Pendidikan agar dikerjakan oleh pihak rekanan tertentu, sehingga dibeberapa sekolah penerima terdapat dugaan mekanisme pengerjaannya yang seharusnya swakelola, tapi di pihak ketigakan. Bahkan adanya informasi Dinas Pendidikan menerima fee mencapai 5-10% dari setiap sekolah penerima revitalisasi tersebut. Kemudian untuk kegiatan pekerjaan konstruksi Tahun Anggaran 2026 di lingkungan Dinas ini adanya dugaan praktik jual beli proyek mencapai 10-15% dari total anggaran kegiatan.” Ucap Robi.

Mereka juga menyoroti persoalan banyaknya anak putus sekolah di Kabupaten Mandailing Natal. Persoalan tersebut dinilai perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat pendidikan merupakan hak masyarakat yang harus mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya.

Berdasarkan data 1.370 anak putus sekolah, kita prihatin tentu ini harus menjadi perhatian kita bersama terkhusus Dinas Pendidikan yang seharusnya bisa mendukung anak-anak tersebut jika terdapat beberapa kendala kebutuhan yang dialami para siswa, seperti alat perlengkapan sekolah dan lain sebagainya sesuai dengan ketentuannya” Jelas Robi.

Dalam aksi tersebut, Robi yang merupakan Ketua Komandan Madina itu juga menyampaikan desakan kepada Bupati Mandailing Natal untuk mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Madina, bahkan meminta agar Kepala Dinas dicopot.

”Kami meminta Bupati apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran atau persoalan dalam pelaksanaan tugasnya agar segera di copot dari jabatannya. Bahkan kami menilai Kadis Pendidikan saat ini hampir bermasalah disetiap instansi yang dipimpinnya mulai dari Dinas Kesehatan dan jabatan lain sebelumnya”. Tegas Robi.

Setelah beberapa saat Aksi Komandan Madina di Kantor Dinas Pendidikan itu turut diterima sejumlah perwakilan Dinas Pendidikan, di antaranya Kabid Dikdas, Kabid PAUD, dan Manajer BOS.
Perwakilan Dinas Pendidikan Deni Haryono, ST menyampaikan bahwa aspirasi yang disampaikan Komandan Madina akan disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk mendapatkan tanggapan.

“Terima kasih kepada Komandan Madina atas aspirasinya. Mengingat Kadis sedang ada kegiatan di luar, akan kami sampaikan nantinya dan agar ditanggapi oleh Pak Kadis,” ucap Deni yang merupakan Kabid Dikdas.

Usai menyampaikan aspirasi di Kantor Disdikbud Madina, massa Komandan Madina kemudian melanjutkan aksi ke Kantor Bupati Mandailing Natal.

Di Kantor Bupati Madina, Robi Nasution kembali menyampaikan sejumlah aspirasi dan meminta agar persoalan yang mereka soroti menjadi perhatian Bupati Mandailing Natal. Robi berharap pemerintah daerah tidak hanya menerima aspirasi tersebut, tetapi juga melakukan langkah tindak lanjut dan evaluasi terhadap berbagai persoalan yang disampaikan.

“Kami berharap apa yang kami sampaikan hari ini menjadi atensi Bapak Bupati dan dapat ditindaklanjuti. Ini demi perbaikan Dinas Pendidikan serta kemajuan Kabupaten Mandailing Natal” kata Robi.

Aspirasi Komandan Madina tersebut kemudian diterima oleh Asisten I, Drs.M.Sahnan Pasaribu, MM yang hadir mewakili Bupati Mandailing Natal.
Sahnan Pasaribu menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang dilakukan Komandan Madina. Ia mengatakan seluruh aspirasi tersebut akan disampaikan kepada Bupati Mandailing Natal untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

“Terima kasih kepada Komandan Madina. Saya akan sampaikan aspirasi ini kepada Bapak Bupati agar ditindaklanjuti sebagaimana mestinya,” ujar Sahnan.

Komandan Madina berharap aspirasi yang telah disampaikan kepada Dinas Pendidikan maupun Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dapat segera ditindaklanjuti dan dievaluasi terhadap persoalan yang disampaikan dalam aksi unjuk rasa tersebut.

(TIM)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *