Bebaskan Pantai Calok dari Sampah Laut, Pemkab Aceh Barat Siapkan Jalur Sepeda dan Area Publik

MEULABOH (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian alam melalui aksi gotong royong bersama di kawasan Pantai Calok, Kecamatan Johan Pahlawan, Jumat (25/9/2026).

​Kegiatan aksi bersih-bersih kali ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat, Dr. Kurdi, dengan melibatkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Aceh Barat.

​Sekda Aceh Barat, Dr. Kurdi, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sesuai dengan edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) untuk menggalakkan gerakan kebersihan di lingkungan aparatur pemerintah.

​”Seperti biasa, setiap hari Jumat sesuai dengan edaran yang disampaikan oleh Mendagri, seluruh ASN kita kerahkan untuk melakukan gerakan gotong royong bersama. Hari ini kita fokuskan di Pantai kawasan Calok sebagai bagian dari persiapan penataan Kota Meulaboh,” ujar Kurdi di sela-sela kegiatan.

​Kurdi menjelaskan bahwa kawasan Pantai Calok kerap mengalami penumpukan timbulan sampah laut yang terbawa oleh arus ombak setiap bulannya. Kondisi tersebut menuntut adanya penanganan rutin dan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

​”Fenomena sampah laut yang terbawa ke pesisir ini terus bertambah setiap bulannya. Oleh karena itu, kawasan ini perlu dibersihkan secara rutin, minimal satu bulan sekali. Dan aksi hari ini merupakan yang ketiga kalinya kita gelar di lokasi yang sama,” jelasnya.

​Selain menjaga kebersihan, Pemkab Aceh Barat juga telah menyiapkan rencana strategis untuk menata dan menyulap kawasan pesisir Pantai Calok menjadi destinasi wisata baru yang ramah lingkungan dan produktif secara ekonomi.

​Sesuai dengan arahan dan diskusi bersama Bupati Aceh Barat, kawasan mulai dari turunan Jembatan Pertamina akan ditata sedemikian rupa agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

​”Sesuai arahan Pak Bupati, kawasan mulai dari turun Jembatan Pertamina akan kita tata menjadi area publik yang bisa digunakan untuk jalur bersepeda, pejalan kaki, serta arena olahraga penunjang lainnya,” ungkap Kurdi.

​Lebih lanjut, Pemkab Aceh Barat juga merencanakan integrasi antara kawasan olahraga, ruang terbuka hijau, dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

​”Selain menjadi destinasi wisata baru dan menjaga keasrian lokasi yang selama ini menjadi titik simpul penumpukan sampah, penataan ini diharapkan dapat membangkitkan perekonomian masyarakat lokal melalui keterlibatan pelaku UMKM di sepanjang kawasan tersebut,” pungkasnya

Penulis: Almanudar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *