Warga Soroti Dugaan Limbah RS Mitra Husada Pringsewu Dibuang ke Selokan, Sawah Berbatasan Terancam Tercemar

Blog27 Dilihat

 

Pringsewu, Lampung, Metrozone.net —

Warga Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu, menyoroti dugaan pengelolaan air limbah RS Swasta Mitra Husada Pringsewu. Sabtu (07/11/2026), warga melakukan pemantauan dan mendokumentasikan saluran di belakang tembok rumah sakit yang diduga menjadi tempat pembuangan limbah.

Dari dokumentasi foto dan video terlihat sejumlah pipa PVC keluar dari dinding belakang rumah sakit menuju selokan terbuka. Air di selokan tersebut menggenang, keruh kehitaman, ditumbuhi eceng gondok serta sampah plastik, mengeluarkan bau menyengat terutama sore hari, bahkan terlihat adanya busa pada sebagian aliran air. Selokan itu hanya dibatasi tanggul beton tipis dengan lahan sawah yang masih aktif ditanami padi, tempat petani sedang bekerja di lokasi tersebut.

Warga khawatir apabila aliran itu merupakan limbah cair rumah sakit yang belum diolah, dapat merembes ke air sawah, mencemari air tanah, sumur warga, tanaman padi serta membahayakan kesehatan petani dan konsumen hasil panen. Berdasarkan peraturan yang berlaku, rumah sakit wajib memiliki IPAL dan memenuhi baku mutu air limbah sebelum dibuang ke saluran umum.

Atas temuan itu, warga meminta Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pringsewu turun langsung melakukan pemeriksaan lapangan: memverifikasi keberadaan serta fungsi IPAL, asal‑usul pipa pembuangan, mengambil sampel air untuk uji laboratorium terakreditasi, memeriksa dokumen izin lingkungan dan hasil uji baku mutu air limbah terakhir.

Tanggapan RS Mitra Husada Pringsewu

Dihubungi awak media, Humas RS Mitra Husada Pringsewu Ibu Mentari menyatakan akan menelusuri keluhan warga. Ia menegaskan bahwa IPAL rumah sakit sudah terstandar termasuk hasil buangannya, namun pihak RS tetap akan mengecek kembali aliran air yang dimaksud warga. Hingga saat ini pihak RS belum memberikan penjelasan rinci terkait asal pipa‑pipa pembuangan serta fenomena air keruh, berbau dan berbusa di selokan tersebut, Metrozone.net masih menunggu hasil pengecekan lanjutan dari pihak rumah sakit.

Warga menegaskan keluhan ini demi menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan, bukan untuk menghambat pelayanan kesehatan, berharap pihak rumah sakit kooperatif saat pemeriksaan nanti. Awak media Metrozone.net tetap membuka hak jawab dan koreksi sesuai ketentuan perundang‑undangan apabila ada informasi yang perlu diluruskan.

(Red)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *