Warga Pringsewu Harap Setiap Program Pemerintah dan Swasta Disosialisasikan Dulu Sesuai SOP, Jangan Tiba-Tiba Turun ke Lapangan

Blog47 Dilihat

 

Pringsewu Lampung, Metrozone.net —

Warga dan masyarakat di Kabupaten Pringsewu, Lampung, menyampaikan harapan agar setiap program baik dari pihak pemerintah maupun perusahaan swasta yang akan dijalankan di wilayah Kabupaten Pringsewu dapat terlebih dahulu disosialisasikan kepada warga setempat.

Hal tersebut disampaikan warga lantaran terkadang warga setempat merasa kaget, bingung dan bahkan kecewa dengan adanya program yang tiba-tiba turun ke lapangan. Program tersebut baik dari pemerintah maupun dari perusahaan swasta yang mengaku sudah mengantongi izin dari pemerintah setempat, namun belum pernah disampaikan atau disosialisasikan kepada warga yang terdampak langsung.

Padahal menurut warga, terkadang program atau proyek tersebut membawa dampak positif untuk jangka panjang ke depan. Baik untuk pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi maupun program sosial lainnya. Namun karena minimnya sosialisasi, warga belum mengetahui maksud dan tujuan dari program tersebut, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di lapangan.

“Warga itu sebenarnya mendukung program pemerintah dan swasta kalau memang untuk kebaikan, tapi jangan tiba-tiba datang tanpa pemberitahuan. Kadang kami kaget, kok ada alat berat masuk, ada pendataan, ada pemasangan patok, tapi kami sebagai warga tidak pernah diajak bicara atau sosialisasi,” ujar salah satu warga Pringsewu kepada awak media.

Warga juga berharap agar setiap pelaksanaan program baik dari pemerintah maupun perusahaan swasta dapat berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Mulai dari tahap perizinan, sosialisasi kepada warga, musyawarah dengan tokoh masyarakat, aparatur pekon dan kecamatan, hingga pelaksanaan di lapangan.

Menurut warga, pentingnya sosialisasi adalah untuk menghindari terjadinya gejolak, miskomunikasi, maupun kesalahpahaman antara pelaksana program dengan warga di bawah atau di lokasi kerja. Jika sejak awal warga diajak berdiskusi dan diberikan pemahaman, maka warga akan lebih mudah menerima dan bahkan ikut mendukung program tersebut.

“Kami berharap pemerintah daerah dan perusahaan swasta bisa lebih terbuka. Sampaikan dulu ke warga, apa programnya, apa manfaatnya, apa dampaknya, berapa lama waktunya. Jadi warga tidak merasa terlewati atau ditinggalkan,” tambah warga lainnya.

Warga juga meminta peran aktif dari aparatur pekon, kecamatan, hingga Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pringsewu untuk menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat. Termasuk peran ormas dan LSM yang ada di Kabupaten Pringsewu untuk turut mengawal agar setiap program berjalan transparan dan tidak menimbulkan konflik horizontal.

Dengan adanya sosialisasi yang baik dan sesuai SOP, warga yakin setiap program pembangunan yang masuk ke Kabupaten Pringsewu akan berjalan lancar, kondusif, aman, dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Pringsewu menuju Pringsewu yang Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius.

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *