Balai Rejo, Lampung Tengah, Metrozone.net, – Warga Kampung Balai Rejo, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah mengeluhkan tidak adanya sosialisasi terkait dana Corporate Social Responsibility atau CSR dari perusahaan tambang batu silika yang beroperasi di wilayah mereka.
Keluhan tersebut disampaikan salah seorang warga Kampung Balai Rejo kepada awak media. Menurutnya, sejak beberapa tahun terakhir kegiatan pertambangan batu silika berjalan, namun pihak aparatur kampung tidak pernah mengadakan musyawarah maupun sosialisasi kepada warga.
“Kami dari warga tidak pernah tahu ada musyawarah atau sosialisasi dari kepala kampung soal tambang silika ini. Apalagi soal dana untuk masyarakat atau CSR itu, kami sama sekali tidak mengetahuinya,” ujar warga tersebut.
Warga juga menduga dana bantuan sosial dari perusahaan tambang batu silika yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat sudah diterima oleh pihak kepala pekon. Namun penyalurannya diduga tidak sampai ke masyarakat dan tidak dilakukan secara transparan.
“Kami menduga mungkin dana bantuan itu sudah ada dari perusahaan ke kepala pekon. Tapi nyatanya masyarakat tidak pernah merasakan dan tidak pernah diinformasikan,” terangnya.
Hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi resmi dari pihak kepala Kampung Balai Rejo maupun perusahaan tambang batu silika terkait mekanisme penyaluran dana CSR dan program pemberdayaan masyarakat lingkar tambang.
Warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dan aparat penegak hukum segera melakukan evaluasi serta audit terhadap penyaluran dana CSR. Mereka meminta agar setiap perusahaan tambang wajib menjalankan program tanggung jawab sosial secara terbuka demi kesejahteraan masyarakat.
(Red)








