Terjadi Tabrakan Beruntun Mobil Truck Fuso Bermuatan Pasir di Ruas Jalan Provinsi Kalirejo – Pringsewu, 2 Korban Jiwa Tewas di Tempat di Pekon Podosari Pringsewu Diduga Lalai

Blog99 Dilihat

 

Pringsewu, Lampung, Metrozone.net, —

Telah terjadi kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) tabrakan beruntun yang melibatkan mobil truck Fuso warna hijau bermuatan pasir dari arah Kabupaten Lampung Tengah menuju arah Pringsewu di ruas jalan provinsi Lampung Kalirejo – Pringsewu, tepatnya di Pekon Podosari, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Dalam peristiwa tersebut dilaporkan 2 korban jiwa meninggal dunia tewas di tempat. Minggu (11/10/2026)

Informasi yang dihimpun Metrozone.net, pada Minggu, 11 Oktober 2026, terduga pelaku tabrakan beruntun adalah mobil truck Fuso warna hijau bermuatan pasir dari arah Kabupaten Lampung Tengah menuju arah Pringsewu yang melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak tiga unit kendaraan sekaligus R4 dan R2 milik korban dari arah belakang.

Warga Bandung Baru kaget saat mobil yang ditumpanginya ditabrak dari arah belakang oleh truck Fuso bermuatan pasir tersebut. Korban diketahui merupakan warga Bandung Baru Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu dan warga Kampung Kalirejo Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah yang saat itu sedang melintas di Jalan Raya Podosari.

Seperti terlihat dalam foto kolase di lokasi Jalan Raya No 184 Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu, Minggu 11 Oktober 2026, truck Fuso hijau bermuatan pasir tersebut terlihat berhenti di tengah jalan setelah menabrak sepeda motor dan mobil korban. Dua korban tergeletak di pinggir jalan bersimbah darah dan ditutupi daun pisang serta kain oleh warga. Petugas kepolisian dan mobil ambulance juga terlihat melakukan evakuasi di lokasi kejadian.

Peristiwa tabrakan beruntun tersebut diduga dipicu karena kelalaian pihak pelaksana proyek ruas jalan Kalirejo – Pringsewu yang lalai tidak adanya penjaga pengatur lalu lintas di sekitar Jembatan Way Sekampung yang merupakan batas wilayah Kecamatan Sukoharjo dan Kecamatan Pringsewu.

Padahal, wilayah tersebut selalu ramai kendaraan yang lewat setiap harinya mencapai sekitar 10 ribu kendaraan. Selain itu lokasi kejadian dekat dengan perempatan atau persimpangan jalan, miris tidak ada penjaga jalan atau pengaturan trafik jalan dari petugas pelaksana proyek tersebut.

Dari salah seorang korban selamat yang tidak mau disebutkan namanya, warga Bandung Baru Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung menjelaskan kepada awak media ini bahwa dirinya kaget saat mobil yang ditumpanginya tiba-tiba ditabrak dari arah belakang oleh truck Fuso hijau bermuatan pasir, dan tidak melihat adanya penjaga jalan di lokasi Jembatan Way Sekampung saat kejadian.

“Saya kaget mas, mobil yang saya tumpangi ditabrak dari belakang oleh truck Fuso hijau bermuatan pasir dari arah Kalirejo. Saya tidak melihat penjaga jalan di lokasi Jembatan Way Sekampung, jalan sempit karena ada proyek jembatan, tapi tidak ada yang ngatur lalu lintas,” ungkap warga Bandung Baru tersebut kepada Metrozone.net.

Warga setempat juga membenarkan bahwa di sekitar proyek pembangunan Jembatan Way Sekampung di ruas Kalirejo – Pringsewu tersebut tidak pernah terlihat ada petugas pengatur lalu lintas, padahal arus kendaraan sangat padat dan jalan menyempit akibat adanya alat berat dan material proyek.

Akibat tabrakan beruntun tersebut, arus lalu lintas di ruas jalan provinsi Kalirejo – Pringsewu sempat mengalami kemacetan panjang. Dua korban jiwa dilaporkan meninggal dunia tewas di tempat di lokasi kejadian, sementara korban luka-luka dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Warga dan keluarga korban meminta kepada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung sebagai pemilik proyek ruas jalan Kalirejo – Pringsewu dan pelaksana proyek untuk bertanggung jawab dan lebih memperhatikan keselamatan pengguna jalan dengan menempatkan petugas penjaga lalu lintas dan rambu-rambu keselamatan yang memadai di sekitar Jembatan Way Sekampung.

Masyarakat juga berharap kepada pihak kepolisian Satlantas Polres Pringsewu untuk segera melakukan olah TKP dan mengusut tuntas penyebab laka lantas beruntun yang menewaskan 2 orang tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek ruas jalan Kalirejo – Pringsewu, sopir truck Fuso hijau bermuatan pasir maupun pihak Satlantas Polres Pringsewu belum berhasil dikonfirmasi terkait peristiwa tabrakan beruntun di Pekon Podosari yang mengakibatkan 2 korban jiwa tewas di tempat tersebut.

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *