Tak Hanya di Meulaboh, PUPR Perluas Penambalan Jalan Rusak ke Berbagai Kecamatan di Aceh Barat

MEULABOH (Metrozone.net) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat terus bergerak cepat melakukan penambalan (patching) jalan berlubang di sejumlah kecamatan dalam wilayah kabupaten setempat.

Langkah cepat ini diambil sebagai bentuk respons nyata pemerintah daerah terhadap banyaknya titik kerusakan, baik di ruas jalan nasional maupun provinsi, yang selama ini dinilai membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

​Di Kecamatan Johan Pahlawan, yang merupakan ibu kota Kabupaten Aceh Barat sekaligus pusat Kota Meulaboh, tim Dinas PUPR telah berhasil menambal hampir 165 titik kerusakan. Perbaikan ini mencakup jalan-jalan protokol di pusat kawasan kota hingga ke jalan lingkungan yang mengalami kerusakan.

​Tidak berhenti di pusat kota, saat ini tim patching jalan berlubang terus memperluas jangkauan perbaikannya ke wilayah kecamatan lain yakni Kecamatan Meureubo, Samatiga, Arongan Lambalek, hingga ke kawasan Kuala Bhee di Kecamatan Woyla.

​Plt Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Beni Hardi, mengatakan bahwa perbaikan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi pimpinan daerah.

​”Sesuai arahan Bapak Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM, kami terus melakukan patroli setiap hari untuk memantau titik ruas jalan yang mengalami kerusakan. Begitu ditemukan, langsung kita tambal sulam dengan aspal menggunakan mesin Asphalt Mixing Plant (AMP) mini,” kata Beni Hardi, Kamis (18/6/2026).

​Beni menjelaskan, berkat konsistensi tim di lapangan, hingga saat ini sudah ada lebih dari dua ratus titik ruas jalan yang berhasil diperbaiki secara merata.

​”Alhamdulillah, hingga saat ini sudah hampir dua ratusan lebih titik ruas jalan yang sudah kita patching. Tidak hanya berpusat di wilayah kota, tapi juga titik-titik jalan nasional dan provinsi di wilayah kecamatan lainnya di Kabupaten Aceh Barat,” tambahnya.

​Sejauh ini, kata Beni, Dinas PUPR Aceh Barat mencatat kegiatan penambalan jalan telah sukses menyasar beberapa kecamatan utama, di antaranya:
​Kecamatan Johan Pahlawan yang fokus pada jalan protokol kota dan jalan lingkungan
Selain itu juga menyasar ​Kecamatan Meureubo, ​Kecamatan Samatiga, ​Kecamatan Arongan Lambalek hingga ke Kecamatan Woyla.

​Beni menegaskan bahwa kesuksesan program ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Selain mengandalkan patroli rutin dari internal dinas, PUPR juga bergerak cepat berdasarkan aduan langsung dari warga.

​”Selain melakukan patroli rutin untuk memantau titik jalan yang rusak, kita juga mendapat laporan masyarakat yang disampaikan kepada pihak Dinas PUPR Aceh Barat, dan itu langsung kita eksekusi untuk ditambal,” jelasnya.

​Pihak Dinas PUPR berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan ini demi mewujudkan infrastruktur jalan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Aceh Barat.

​”Kegiatan patching ini akan terus kita lakukan sampai tuntas, hingga tidak ada lagi jalan berlubang di Kabupaten Aceh Barat. Kami juga meminta dan mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kepada kami bila menemui ruas jalan yang berlubang agar bisa segera kita tambal sulam,” pungkas Beni.

Penulis: Almanudar

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *