Meulaboh (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan melalui penyediaan infrastruktur yang layak. Saat ini fokus utama yang sedang dikerjakan peningkatan jalan akses pendidikan menuju SMA di Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat, yang selama ini menjadi keluhan utama bagi tenaga pengajar dan para siswa.
Selain untuk mendukung akses pendidikan di pusat kecamatan Panton Reu, ruas jalan ini juga merupakan akses perkebunan dan pertanian bagi warga di wilayah pedesaan di Kecamatan setempat
Kondisi akses jalan ini sebelumnya menjadi hambatan bagi warga setempat karena sepanjang jalan ini masih hamparan tanah dipenuhi lubang/berlumpur dan kerap tergenang air saat musim penghujan dan kerap dikeluhkan warga setempat
Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Beni Hardi, mengatakan paket pekerjaan ini dikerjakan oleh rekanan CV Rahmad dengan pagu anggaran sebesar Rp 470.351.000,- yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2026, dengan panjang yang ditangani 200 meter aspal lebar 4 meter
Beni menjelaskan bahwa pengerjaan di lapangan saat ini tengah memasuki fase krusial guna memastikan ketahanan struktur jalan dalam jangka panjang
”Saat ini tim di lapangan sedang melakukan tahap Penyiapan Badan Jalan (PBJ) dan Lapis Pondasi Bawah (LPB). Dua tahapan ini sangat vital untuk memastikan jalan memiliki daya dukung yang stabil sebelum nantinya kita lakukan pengaspalan,” ujar Beni Hardi, Minggu (19/4-2026)

Menurutnya, pemilihan material LPB dilakukan dengan pengawasan ketat agar struktur jalan tetap kokoh. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif agar jalan tidak mudah amblas atau kembali berlubang, mengingat intensitas kendaraan roda dua maupun roda empat menuju sekolah SMA Panton Reu tergolong ramai serta aktivitas masyarakat terutama petani dan pekebun yang hampir setiap hari melintas di jalur ini,” kata Beni
Ia menambahkan bahwa sebelumnya, akses jalan menuju SMA Panton Reu dikenal sebagai jalur yang cukup menyulitkan. Kerusakan di beberapa titik tidak hanya menghambat mobilitas kenderaan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi para siswa yang melintas.
”Kami menerima laporan mengenai kesulitan yang dihadapi guru dan siswa. Jalan yang rusak sangat menyulitkan, apalagi saat musim penghujan digenangi air dibadan jalan. Dengan peningkatan ruas jalan sepanjang 200 meter ini dengan pengaspalan, kita ingin memastikan tidak ada lagi kendala bagi mereka untuk sampai ke sekolah dengan aman dan nyaman,” tambah Beni.
Peningkatan “Jalan Pendidikan” ini merupakan bagian dari skema percepatan infrastruktur yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Dinas PUPR menegaskan bahwa setiap proyek yang dikerjakan tidak hanya mengejar target kecepatan waktu, tetapi juga mengutamakan kualitas teknis yang sesuai dengan spesifikasi standar,” terang Beni
”Setelah tahap LPB selesai, pengerjaan akan segera dilanjutkan ke tahap finalisasi agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh warga sekolah dan juga bagi petani dan pekebun dalam waktu dekat,” sebut Beni
Kami mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan untuk bersabar serta berhati-hati selama proses pengerjaan berlangsung, mengingat adanya aktivitas alat berat dan tumpukan material di lokasi proyek,” tutupnya
Penulis: Almanudar












