PUPR Aceh Barat Kembali Lanjutkan Peningkatan Ruas Jalan Blang Mee-Seuradeuk

Meulaboh (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali menunjukkan komitmennya dalam memeratakan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman. Tahun ini, proyek peningkatan ruas jalan Blang Mee–Seuradeuk, Kecamatan Woyla Timur, kembali dilanjutkan.

Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, menjelaskan bahwa tahun ini ruas jalan Blang Me-seuradeuk yang akan diaspal sepanjang 200 meter dengan pagu anggaran sebesar Rp.470.586.000,- yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun Anggaran 2026. Proyek ini dipercayakan kepada rekanan CV NA Jaya Bersama dengan target rampung pada Juni 2026 mendatang.

Beni menjelaskan mengingat total panjang ruas jalan ini mencapai 8 kilometer, Pemerintah daerah melakukan penanganan secara bertahap setiap tahunnya menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

“Pada tahun 2023 lalu ruas jalan Blang Me-seuradeuk yang telah diaspal sepanjang 400 meter, tahun 2024 juga dilakukan pengaspalan sepanjang 300 meter dan tahun 2025 kemarin yang telah di aspal sepanjang 350 meter dan tahun ini kembali dilanjutkan pengaspalan sepanjang 200 meter sesuai ketersediaan anggaran daerah,” jelas Beni

​”Saat ini pekerjaan di lapangan difokuskan pada ruas jalan Blang Mee–Seuradeuk tepatnya di titik Gunong Manggi, yang kini sedang dalam tahap penghamparan Lapis Pondasi Atas (LPA/LPP), ujar Beni Hardi, Selasa (14/4/2026).

​Kawasan yang sedang dikerjakan ini merupakan titik yang selama ini kerap dikeluhkan oleh masyarakat, khususnya warga Gampong Gunong Drien. Sebelumnya, akses di titik tersebut cukup sulit karena belum terhubung dengan aspal yang telah dibangun pada tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya

Beni mengatakan ​peningkatan infrastruktur di wilayah ini merupakan salah satu program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat untuk memudahkan konektivitas warga di wilayah pedalaman khususnya petani dan pekebun mengangkut hasil panen ke pusat kecamatan. Selain itu, ruas jalan ini merupakan merupakan akses vital sektor pendidikan dan mobilitas warga menuju pusat layanan kesehatan.

​”Harapan pemerintah daerah dengan dilanjutkannya kembali pengaspalan ini, aktivitas harian masyarakat dapat lebih lancar, biaya logistik hasil bumi menurun, dan kesejahteraan warga di sepanjang ruas Blang Mee–Seuradeuk meningkat secara signifikan dan isolasi geografis di beberapa titik pedalaman Woyla Timur dapat segera teratasi,” pungkas Beni

Penulis: Almanudar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *