MEULABOH (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memprioritaskan kelancaran transportasi warga serta pengangkutan hasil bumi. Salah satu langkah konkret yang tengah direalisasikan adalah pembangunan jembatan penghubung antardesa di Gampong Peunia, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat.
Langkah ini diambil setelah jembatan lama di kawasan tersebut mengalami kerusakan parah dan lapuk termakan usia, hingga sempat melumpuhkan total aktivitas harian masyarakat setempat.
Pembangunan jembatan ini sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah atas usulan dan keluhan warga yang mengkhawatirkan keselamatan saat melintas karena jembatan sebelumnya mengalami kerusakan parah dan tidak bisa dilintasi.
”Ya bang, kita bangun baru karena jembatan sebelumnya rusak dan tidak bisa digunakan lagi,” ujar Kabid Jalan dan Jembatan, PUPR Aceh Barat, Beni Hardi saat dimintai keterangan, Sabtu (22/8/2026).
Beni menjelaskan bahwa pembangunan jembatan terus di pacu dan saat ini telah memasuki tahap pengecoran. Pihaknya berharap pengerjaan berjalan lancar tanpa kendala berarti sehingga jembatan dapat segera difungsikan secara optimal.
“Harapan kita dengan hadirnya jembatan yang lebih kokoh dan permanen, infrastruktur vital ini diproyeksikan tidak hanya memulihkan konektivitas antardesa, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga dan mampu mendongkrak pertumbuhan roda perekonomian masyarakat di Kecamatan Kaway XVI secara berkelanjutan,” pungkas Beni
Penulis; Almanudar






