Bangka – Polres Bangka bersama tim gabungan melaksanakan kegiatan monitoring terhadap sejumlah wilayah di Kabupaten Bangka yang terdampak banjir akibat hujan deras yang terjadi pada Kamis (09/01/2025). Kegiatan monitoring tersebut dimulai sekitar pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra melalui Kasi humas AKP Era Anggraini mengatakan Monitoring dilakukan sebagai langkah cepat untuk memantau situasi lapangan, memastikan keselamatan masyarakat, serta mengantisipasi potensi dampak lanjutan akibat curah hujan yang tinggi.
” Kita lakukan langkah cepat untuk memastikan dan memantau situasi lapangan, memastikan keselamatan masyarakat, serta mengantisipasi potensi dampak lanjutan akibat curah hujan yang tinggi”, ujar AKP Era Anggraini seizin AKBP Deddy Dwitiya Putra.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, di antaranya BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Basarnas.
Berdasarkan hasil pemantauan, Kecamatan Sungailiat menjadi wilayah yang paling terdampak banjir.
Sejumlah titik jalan terpantau tergenang air, antara lain kawasan Pasar Inpres Sidodadi, Pasar Higienis Air Ruay, Jalan Raya Pepabri, Parit Padang, Sudi Mampir, dan Kampung Pasir. Kondisi ini dipicu oleh sempitnya saluran drainase sehingga air sulit surut, ditambah hujan deras yang masih mengguyur wilayah tersebut.
Selain genangan di jalan raya, banjir juga merendam beberapa rumah warga, di antaranya di Lingkungan Nelayan II RT 01, 03, dan 06, Lingkungan Sinar Baru RT 6 (jalan menuju Pondok Pesantren Hubbul Quran), Lingkungan Air Hanyut Dalam, Jalan Pemuda, serta Jalan Jenderal Sudirman di sekitar belakang Apotek K24.
Sementara itu, di Kecamatan Riau Silip, genangan air terpantau di jalan utama Desa Kampung Cit, turunan Desa Kampung Cit, serta di ruas jalan Sungailiat–Belinyu tepatnya di perbatasan Desa Cit dan Desa Deniang. Banjir juga berdampak pada dua rumah warga atas nama Acan (45) dan Juanidi (76), warga Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip.
Adapun kecamatan lainnya seperti Belinyu, Merawang, Puding Besar, Mendo Barat, dan Bakam hingga saat ini dilaporkan belum terdampak banjir. Namun, di Kecamatan Pemali terdapat sejumlah ruas jalan yang tergenang, antara lain Jalan Lombok dan Jalan Batin Tikal di Desa Air Ruai, Jalan Panjang Desa Karya Makmur, Jalan Air Jaya dan Jalan Dr. Sutomo Desa Air Duren, serta Jalan Sumatra Desa Air Duren.
Hingga pukul 17.30 WIB, hasil monitoring tim gabungan memastikan tidak ditemukan adanya korban jiwa akibat peristiwa banjir tersebut.
Polres Bangka bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan intensif terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak banjir guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.





