Banda Aceh (Metrozone.net) – Memperingati Hari Elektromedis Nasional (HEN) tahun 2026, Dewan Pengurus Daerah Ikatan Elektromedis Indonesia (DPD IKATEMI) Aceh bersama DPC IKATEMI Kota Banda Aceh dan DPC IKATEMI Aceh Utara melakukan aksi nyata bagi dunia kesehatan.
Mereka menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemeliharaan dan kalibrasi peralatan medis kategori Maternal-Neonatal secara serentak pada Sabtu (18/04/2026).
Langkah ini diambil sebagai bentuk kontribusi konkret tenaga elektromedis dalam menjamin keselamatan pasien, khususnya ibu dan bayi, melalui standardisasi alat kesehatan yang akurat dan andal.
Dalam aksi tersebut, tim teknis berhasil melakukan pengecekan dan kalibrasi terhadap 65 unit alat kesehatan. Fokus utama pada peralatan maternal-neonatal bertujuan untuk memastikan bahwa setiap parameter pengukuran pada alat berfungsi maksimal, sehingga hasil diagnosa medis yang dikeluarkan oleh dokter atau tenaga medis menjadi tepat sasaran.
”Untuk saat ini ada 65 alat yang sudah kita cek, dan ke depannya jumlah ini akan terus ditingkatkan. Keakuratan alat adalah kunci, agar waktu pengukuran mendapatkan hasil yang maksimal terhadap diagnosa pasien,” ungkap Muhammad Saleh, S.Tr.T., SE., selaku Ketua DPD IKATEMI Aceh sekaligus ketua panitia pelaksana.
Program ini tidak hanya sekadar seremonial tahunan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi fasilitas kesehatan mengenai pentingnya perawatan berkala. Peralatan medis merupakan bagian vital dalam operasional teknis rumah sakit maupun klinik yang membutuhkan pengawasan ketat.
Muhammad Saleh menekankan bahwa kegiatan ini adalah wujud tanggung jawab sosial profesi elektromedis di Aceh.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan standar penggunaan alat kesehatan yang lebih akurat dan aman, serta mempererat hubungan antara tenaga elektromedis dan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan pengabdian ini melibatkan para teknisi ahli dari anggota IKATEMI yang dibekali peralatan kalibrasi sesuai standar nasional dan prinsip akuntabilitas. Menariknya, semangat para teknisi Aceh ini tetap diarahkan untuk mencatatkan prestasi di tingkat nasional.
”Selain menjadi sarana berbagi ilmu antar anggota, kegiatan ini tetap kami targetkan untuk dicatat di MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia), sebagaimana capaian yang pernah diraih pada tahun sebelumnya,” pungkas Saleh.
Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, DPD IKATEMI Aceh berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam pengawasan, pemeliharaan, dan kalibrasi alat kesehatan di Provinsi Aceh. Hal ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat Aceh secara menyeluruh (*)
Editor: Almanudar






