Pemkab Nagan Raya dan Satgas PRR Perkuat Langkah Percepatan Pemulihan Pascabencana

Daerah40 Dilihat

Suka Makmue (Metrozone.net) – Bupati Nagan Raya Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., diwakili Wakil Bupati (Wabup) Raja Sayang memimpin rapat monitoring bersama Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) terkait pelaksanaan penanganan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Nagan Raya,

Rapat tersebut berlangsung di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Nagan Raya pada Jumat (2/10/2026).

Kegiatan diawali dengan pemaparan Kepala Bappeda Nagan Raya Siddiqi Abdul Rahman, S.E., M.Sc. dengan materi “Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Hidrometeorologi Kabupaten Nagan Raya”.

Dalam paparannya, Siddiqi menyampaikan hasil asesmen kebutuhan, rekapitulasi penilaian kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi, sejumlah tantangan yang dihadapi, serta kebutuhan anggaran untuk mendukung percepatan penanganan pascabencana.

Rapat selanjutnya membahas perkembangan pelaksanaan penanganan pascabencana, terutama terkait serapan anggaran dan realisasi kegiatan yang bersumber dari APBN, termasuk Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan, APBA, serta APBK Nagan Raya.

Pembahasan mencakup berbagai kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur, antara lain jalan, jembatan dan sungai, pemulihan lahan sawah.

Dalam rapat tersebut, Tim Satgas PRR bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya juga mendengarkan pemaparan progres dari sejumlah perangkat daerah yang terlibat dalam penanganan pascabencana.

Paparan disampaikan perangkat daerah terkait yang membidangi pekerjaan umum, perumahan dan kawasan permukiman, pertanian, peternakan, pendidikan, serta sosial.

Perwakilan Tim Satgas PRR, Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A. Cd., menekankan pentingnya dukungan dan kerja sama Pemkab Nagan Raya dalam menyukseskan berbagai proyek nasional untuk mempercepat pemulihan pascabencana.

“Kami memohon kerja sama pemerintah daerah untuk menyukseskan proyek nasional dalam rangka perbaikan pascabencana. Ini merupakan proyek strategis nasional, sehingga jangan sampai prosesnya terhambat,” ujar Imran.

Ia juga meminta pemerintah daerah segera menindaklanjuti berbagai catatan yang disampaikan dalam kegiatan monitoring.

Menurut dia, seluruh kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan PRR akan mendapatkan audit secara khusus sehingga pelaksanaannya perlu dilakukan secara optimal dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Menanggapi hasil monitoring dan berbagai catatan yang disampaikan, Wabup Raja Sayang meminta seluruh perangkat daerah terkait segera menindaklanjuti, terutama kegiatan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Persoalan anggaran dan realisasi di lapangan yang berdampak langsung kepada masyarakat harus segera ditindaklanjuti. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk dapat menindaklanjuti hal-hal yang masih menjadi perhatian,” ujar Raja Sayang.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Tim Satgas PRR atas arahan dan masukan yang diberikan kepada Pemkab Nagan Raya sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam mempercepat penanganan pascabencana.

Rapat tersebut ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Komitmen Percepatan Pencairan, Penyaluran, dan Realisasi TKD, TKD Tambahan, serta BKK Pemerintah Kabupaten Nagan Raya Tahun 2026.

Usai rapat, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke wilayah Beutong Ateuh untuk melihat kondisi dan perkembangan penanganan pascabencana di lapangan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah serta pejabat terkait lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.

(Almanudar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *