MEULABOH (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pendidikan Dayah resmi meluncurkan Program Satu Gampong Satu Da’i untuk Kemajuan (SANTUN). Acara peluncuran berlangsung di Aula Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat, Jalan Bakti Pemuda, Gampong Drien Rampak, Meulaboh, Rabu (16/9/2026).
Program ini merupakan bagian dari 100 program prioritas Bupati Aceh Barat sekaligus agenda Sub Kegiatan Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dayah Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan peluncuran ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari para da’i utusan gampong dan guru dayah di wilayah Aceh Barat. Acara ini menghadirkan Tgk. H. Mahdi Kari Usman, S.Pd.I., sebagai narasumber yang membawakan materi bertajuk “Optimalisasi Peran Dakwah Santri di Tengah Masyarakat”.
Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya kesiapan para santri dan da’i untuk menjadi garda terdepan dalam merespons dinamika sosial serta membawa pencerahan moral religius bagi masyarakat.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Barat, Hendra Saputra, S.Pd., menyampaikan bahwa program SANTUN dirancang untuk memastikan hadirnya tenaga pendidik dan dakwah yang berkualitas serta berdaya saing di setiap gampong.
”Melalui program SANTUN, kita melatih dan membina 50 da’i pilihan agar tidak hanya menguasai ilmu agama secara mendalam, tetapi juga mampu mengoptimalkan peran dakwahnya untuk kemajuan masyarakat gampong. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk mutu pendidikan karakter dan syiar Islam di Aceh Barat,” ujar Hendra.
Melalui peluncuran program ini, Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Barat berharap sinergi antara Pemerintah, Dayah, MPU, MAA, HUDA, MUDAB, MABAB, serta ormas Islam lainnya dapat terus terjalin erat demi mewujudkan tatanan masyarakat Aceh Barat yang berakhlak mulia, sejahtera, dan berkemajuan (*)
(Almanudar)













