Pasca Bencana Alam, Dandim 0105/Abar Kerahkan Prajurit Bersihkan Lumpur Di SDN PIR Batee Puteh IV Woyla

Aceh Barat (METROZONE.net) – Setelah wilayah Aceh Barat dilanda bencana alam beberapa waktu lalu, Komandan Kodim 0105/Aceh Barat Letkol Inf S Kembaren,S.E.,M.I.P.,CFrA. langsung mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan seluruh jajaran Prajurit untuk melaksanakan pembersihan fasilitas umum. Layaknya hari ini menggelar aksi kemanusiaan membersihkan lumpur di SDN PIR Batee Puteh IV Desa Pasi Birah Kecamatan Woyla Induk, Minggu (11/1/2026)

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari tugas pokok TNI dalam membantu masyarakat pemulihan pasca banjir. Aksi ini sekaligus memastikan fasilitas publik terutama Sekolah telah bersih agar segera dapat digunakan kembali untuk proses belajar mengajar. Selain membersihkan Sekolah, Dandim juga kerahkan Prajurit untuk melakukan pembersihan di rumah warga, rumah ibadah dan jalan utama dari lumpur dan puing-puing sampah maupun material lainnya yang menghalangi mobilitas warga.

Termasuk membersihkan fasilitas umum lainnya seperti kantor Desa dan Posyandu agar masyarakat dapat kembali menggunakan fasilitas tersebut dengan aman, nyaman dan tenang. Dengan kolaborasi dan koordinasi dengan Aparat Desa serta relawan lokal, proses pembersihan berjalan efektif dan menyeluruh. Selain fokus pada pembersihan fisik, para Prajurit TNI juga memperhatikan aspek kemanusiaan dan sosial.

Menurut Dandim 0105/Aceh Barat, langkah cepat ini merupakan implementasi dari komitmen TNI untuk selalu siap siaga dan hadir di tengah masyarakat, terutama pada saat darurat.

“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu percepatan pemulihan masyarakat yang terdampak bencana. Aksi ini menunjukkan bahwa TNI siap turun tangan langsung di lapangan,” ujar Dandim

Selain di Woyla, kegiatan pembersihan juga dilakukan di beberapa desa terdampak lainnya, termasuk di wilayah yang aksesnya sulit. Kegiatan ini melibatkan personel Kodim bersama relawan lokal, dan dipastikan koordinasi dengan instansi terkait tetap berjalan, sehingga bantuan dan upaya pemulihan bisa dilakukan secara maksimal.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan fasilitas umum segera pulih bersih dari lumpur dan bisa cepat dimanfaatkan. Jalan dan fasilitas umum kembali normal, masyarakat bisa kembali beraktivitas, dan dampak bencana dapat diminimalkan. Aksi Kodim 0105/Aceh Barat ini menjadi contoh nyata bagaimana aparat TNI berperan aktif dalam penanganan pascaban­cana, bukan hanya sebagai penegak keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Langkah-langkah yang dilakukan Kodim 0105/Aceh Barat di wilayah Woyla menegaskan bahwa kecepatan, koordinasi, dan kesigapan adalah kunci utama dalam penanganan pascaban­cana. Selain memberikan bantuan fisik, keberadaan personel TNI juga memberikan dukungan psikologis bagi masyarakat yang terdampak, menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit pascaban­cana.

“Dalam proses pembersihan Sekolah ini, kita juga kerahkan alat berat berupa excavator dari BPBD Aceh Barat. Sehingga, lumpur bagian halaman Sekolah dapat dibersihkan dengan maksimal”, pungkas Dandim

(ALMANUDAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *