MEULABOH (Metrozone.net) – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, meninjau langsung kesiapan peresmian sejumlah fasilitas dan peralatan medis baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien (CND) Meulaboh, Minggu (16/8/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama Wakil Bupati Said Fadheil, SH, Plt Sekda, para Asisten Setdakab, sejumlah Kepala SKPK, serta didampingi oleh Direktur RSUD CND.
Peresmian berbagai fasilitas kesehatan modern tersebut dijadwalkan berlangsung bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026).
Selain mengecek kesiapan launching, Bupati Tarmizi juga menyempatkan diri menjenguk para pasien program operasi bibir sumbing gratis hasil kerja sama RSUD CND dengan Smile Train. Sebanyak 10 pasien telah berhasil menjalani tindakan operasi sejak Sabtu kemarin.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan Smile Train secara bertahap guna membantu masyarakat kurang mampu.
Pada hari yang sama, RSUD CND juga menggelar operasi perdana penggunaan layanan Catheterization Laboratory (Cath Lab) atau laboratorium kateterisasi jantung. Pelaksanaan operasi perdana ini dihadiri langsung oleh Wakil Direktur Rumah Sakit Adam Malik Medan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Pusat.
Tarmizi mengungkapkan bahwa unit Cath Lab di RSUD CND sebenarnya telah dibeli sejak tahun 2018 dengan anggaran yang sangat besar, namun mangkrak dan tidak pernah difungsikan selama bertahun-tahun dan kini alat medis canggih tersebut akhirnya berhasil diaktifkan kembali.
Di wilayah Barat-Selatan (Barsela) Aceh, kata dia, fasilitas Cath Lab saat ini hanya dimiliki oleh dua rumah sakit, yakni RSUD CND di Aceh Barat dan rumah sakit daerah di Kabupaten Aceh Selatan.
Tarmizi menjelaskan, bahwa saat ini Pemkab Aceh Barat sedang mempercepat proses kerja sama pengoperasian Cath Lab dengan pihak BPJS Kesehatan, yang ditargetkan rampung pada Oktober mendatang. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat meringankan beban finansial masyarakat penderita penyakit jantung di wilayah Barsela agar tidak perlu lagi dirujuk ke Banda Aceh.
“Biaya prosedur pemasangan cincin/ring jantung secara mandiri dapat mencapai Rp30 juta hingga Rp40 juta per tindakan, kan kasihan masyarakat,” kata Tarmizi
Pemerintah kabupaten Aceh Barat menegaskan komitmennya untuk terus melakukan berbagai pembenahan di sektor kesehatan. Selain penyelesaian Cath Lab, penyempurnaan fasilitas penunjang medis lainnya seperti CT Scan juga akan ditingkatkan secara bertahap demi memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat (**)
(Almanudar)













