Banyuwangi, Metrozone.net– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menggelar tes urine dadakan bagi petugas dan warga binaan pada Senin (6/4) malam, sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan narkotika. Aksi yang menggandeng TNI, Polri, dan BNNK ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62.
Kalapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyatakan bahwa kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Kodim 0825 Banyuwangi, Polresta Banyuwangi, dan BNNK Banyuwangi untuk memastikan transparansi dan akurasi hasil pemeriksaan.
“Kami melakukan tes urine terhadap 50 petugas dan 468 warga binaan. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak terdapat penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba di dalam Lapas,” ujar Wayan dalam keterangan resminya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, Wayan mengonfirmasi bahwa seluruh sampel yang diambil menunjukkan hasil negatif.
“Hasil tes urine keseluruhan menunjukkan hasil negatif. Ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga integritas institusi,” tambahnya.
Wayan menerangkan bahwa tes urine massal ini merupakan bagian dari strategi deteksi dini untuk mencegah dan memberantas peredaran gelap narkoba (P4GN). Ia menegaskan bahwa pihak Lapas tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran terkait narkotika.
“Kami akan terus melakukan perang terhadap peredaran gelap narkoba. Sinergi dengan jajaran aparat penegak hukum lainnya akan terus ditingkatkan demi mewujudkan Lapas Banyuwangi yang bersih dari narkoba,” tegas Wayan.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini diakhiri dengan penguatan koordinasi antar-instansi guna memantau stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Banyuwangi ke depannya.
Editor: 5093N9












