Bekasi, Metrozone.net- Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Barat (Jakbar) terus berupaya memperkuat kemandirian klien melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satunya dengan mengikutsertakan 15 klien dalam kegiatan Layanan Kewirausahaan bagi Tenaga Kerja Muda Rentan yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI, bekerja sama dengan Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi, pada Rabu (10/06/2026).
Keikutsertaan ini menjadi bagian dari peran aktif Bapas Jakarta Barat yang tidak hanya melakukan pembimbingan, tetapi juga membuka akses bagi klien untuk mendapatkan peluang pengembangan diri. Melalui pendampingan langsung oleh petugas, Bapas memastikan para klien dapat mengikuti kegiatan dengan optimal, sekaligus merasa didukung dalam proses belajar dan beradaptasi dengan lingkungan yang baru.
Bagi para klien, kegiatan ini memberikan manfaat nyata. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan dasar tentang kewirausahaan, tetapi juga dibekali keterampilan praktis seperti: Digital marketing, pengelolaan keuangan, hingga cara merintis dan mengembangkan usaha yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, pengetahuan, dan kemandirian peserta dalam membangun serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Bekal ini menjadi penting sebagai langkah awal untuk membangun usaha mandiri dan mengurangi ketergantungan terhadap pekerjaan formal yang seringkali sulit diakses.
Lebih dari itu, pengalaman mengikuti kegiatan ini juga memberikan kepercayaan diri baru bagi para klien. Mereka belajar berinteraksi, beradaptasi, dan melihat langsung peluang yang dapat mereka kembangkan setelah kembali ke masyarakat. Hal ini menjadi bagian penting dalam proses reintegrasi sosial yang tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga pada pemberdayaan.
Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas I Jakarta Barat menunjukkan bahwa pembimbingan tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi juga menyentuh kebutuhan nyata klien dalam membangun kehidupan yang lebih baik. pembimbingan akan terus dilakukan agar ilmu yang diperoleh dapat benar-benar diterapkan, sehingga klien mampu mandiri secara ekonomi dan menjalani kehidupan yang produktif di tengah masyarakat.
Editor: 5093N9







