Mandailing Natal Metrozone Net
Beredar isu di media sosial yang disebarkan oleh akun tiktok bernama Gian Mirzani yang menyebut Kepala Desa Malintang Pasar sering sembunyi-sembunyi dan menghindar dari warga serta media pasca kejadian meninggalnya seorang anak Sekolah Dasar di desa tersebut.
Fakta di lapangan berbanding terbalik. Kepala Desa Malintang Pasar masih berada di desa dan menjalankan tugasnya seperti biasa.
Saat dikonfirmasi langsung pada Senin, 19 Oktober 2026, Kepala Desa Malintang Pasar, Ahmad Saukani AMd menyambut hangat kedatangan awak media di salah satu warung kopi di desa Malintang Pasar serta memberikan klarifikasi terbuka terkait isu tersebut.
“Saya tidak pernah sembunyi. Saya di sini, di desa. Setiap hari saya di kantor, melayani warga. Silakan cek, saya tidak kemana-mana,” tegas Ahmad Saukani kepada pers.
Ia menjelaskan, pasca kejadian yang menimpa anak SD di desanya, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga, perangkat dusun, Bhabinkamtibmas, dan pemerintah kecamatan. Pihaknya juga turut berduka cita mendalam atas kejadian tersebut.
“Musibah ini menjadi perhatian kita semua. Kami dari pemerintah desa sudah datang ke rumah duka, membantu proses pemakaman, dan memberikan pendampingan kepada keluarga. Jadi kalau ada yang bilang saya menghindar, itu tidak benar,” tambahnya.
Menurut Kades, isu yang menyebutkan dirinya menghindar justru menghambat upaya pemulihan dan pendampingan psikologis bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
Ia pun meminta kepada masyarakat, khususnya pengguna media sosial, agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Kami terbuka. Kalau ada media atau warga yang mau bertanya langsung, pintu kantor desa selalu terbuka. Jangan membuat narasi yang membuat warga resah. Mari kita jaga kondusivitas Desa Malintang Pasar,” tutupnya.
Hingga berita ini diterbitkan, aktivitas pemerintahan di Kantor Desa Malintang Pasar terpantau normal dan Kepala Desa terlihat aktif melayani warga.
(Riah).




