Banyuwangi, Meteozone.net- Deru sungai Binau menjadi saksi bisu momentum bersejarah yang berlangsung di Dusun Krajan, Desa Songgon, Jumat pagi (22/5/2026). Koramil 0825/20 Songgon bersama segenap elemen masyarakat menggelar tasyakuran rampungnya Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III Tahun 2026 sebuah infrastruktur vital yang lahir dari keringat prajurit dan kepercayaan rakyat, menegaskan bahwa janji TNI kepada warga bukan sekadar retorika.
Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kav Andoto, tampil bersama seluruh anggotanya dalam kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh syukur itu.
Turut hadir Kapten Inf Sumantri selaku Pasiter Kodim 0825 Banyuwangi, Plt. Camat Songgon Khoiri S.Sos M.Si, Kapolsek Songgon AKP Pudji Wahyono S.H., Kepala Desa Songgon Moh. Qoderi SH beserta jajaran perangkat desa, para kepala dusun se-Desa Songgon, ketua RT/RW Dusun Krajan dan Dusun Gumukcandi,
Hingga warga masyarakat yang hadir memadati lokasi pembangunan. Kehadiran lintas unsur ini bukan kebetulan ini adalah gambaran nyata bagaimana sebuah jembatan bukan hanya menyambung dua sisi sungai, tetapi juga menyambung hati antara institusi negara dan rakyatnya.

Rangkaian acara dibuka secara resmi, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Songgon yang menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dedikasi TNI dalam mewujudkan infrastruktur yang selama ini dinantikan warga.
Giliran berikutnya, Danramil Kapten Kav Andoto berdiri di hadapan warganya bukan sebagai komandan yang memerintah, melainkan sebagai mitra pembangunan yang berbicara dari hati ke hati. Acara kemudian ditutup dengan lantunan tahlil dan doa bersama, memohon keberkahan atas jembatan yang kini siap menggerakkan roda perekonomian dan mobilitas masyarakat Desa Songgon.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, dan aman. Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar konstruksi beton dan besi — ia adalah monumen kebersamaan yang akan bertahan jauh melampaui masa jabatan siapapun.
Dengan selesainya tahap III ini, Kodim 0825/Banyuwangi membuktikan bahwa program TMMD dan program kemanunggalan TNI-Rakyat masih berdetak kencang, relevan, dan mengakar kuat di bumi Blambangan.
Editor: 5093N9







