Gayo Lues (Metrozone.net) – Inspektorat Kabupaten Aceh Barat dan Inspektorat Kabupaten Gayo Lues resmi menjalin sinergi melalui pelaksanaan kegiatan Telaah Sejawat (Peer Review). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, terhitung sejak 26 hingga 31 Agustus 2026, sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) menuju pencapaian Level 3.
Pembukaan kegiatan yang digelar di Ruang Kerja Wakil Bupati Gayo Lues tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gayo Lues, H. Irwansyah, S.Si., M.M., Plt. Inspektur Gayo Lues, Amrin, S.T., serta Inspektur Aceh Barat, Zakaria, S.E., CGCAE. Turut hadir mendampingi, jajaran auditor dan pejabat pengawas dari kedua pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Inspektur Aceh Barat, Zakaria, S.E., CGCAE., menegaskan bahwa kegiatan telaah sejawat dirancang sebagai wadah edukasi dan kolaborasi antar-daerah, bukan sarana untuk mencari kekurangan.
”Kami datang sebagai mitra sejawat. Harapannya melalui kegiatan ini, kualitas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), sistem pengendalian intern, dan tata kelola pengawasan di kedua inspektorat dapat semakin meningkat,” ujar Zakaria.
Sementara itu, Plt. Inspektur Gayo Lues, Amrin, S.T., menyampaikan apresiasi tinggi atas kedatangan Tim Penelaah dari Aceh Barat. Ia berharap seluruh masukan teknis serta rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi bahan evaluasi guna mendorong perbaikan berkelanjutan di lingkungan Inspektorat Gayo Lues.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Sekda Gayo Lues, H. Irwansyah, S.Si., M.M. Dalam arahannya, ia menggarisbawahi krusialnya kolaborasi antar inspektorat dalam menjaga integritas birokrasi.
”Penguatan pengawasan intern adalah kunci untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan,” tegas Sekda.
Pelaksanaan telaah sejawat ini mengacu pada empat aspek utama standar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP):
– Tata Kelola Inspektorat: Evaluasi struktur organisasi, kebijakan, dan prosedur kerja pengawasan.
– Kualitas Audit: Penilaian terhadap metodologi, ketaatan standar, dan keandalan LHP.
– Pengelolaan Risiko: Peninjauan strategi identifikasi dan mitigasi risiko pengawasan.
– Kompetensi SDM Auditor: Pemetaan serta peningkatkan kapabilitas dan profesionalisme personil APIP.

Rangkaian acara pembukaan diakhiri dengan penyerahan cenderamata dari Sekda Gayo Lues kepada Inspektur Kabupaten Aceh Barat sebagai simbol penguatan hubungan kerja sama. Sinergi ini diharapkan dapat mengoptimalkan peran Inspektorat di kedua kabupaten dalam mengawal akuntabilitas, transparansi pengelolaan keuangan, serta efektivitas pembangunan daerah (*)
(Almanudar)













