Meulaboh (Metrozone.net) – Kabupaten Aceh Barat kembali mengukir prestasi di kancah provinsi. Inovasi Mesin Penghancur Cangkang Kerang asal Gampong Mesjid Tuha, Kecamatan Meureubo, resmi dinyatakan lolos masuk ke dalam enam besar kategori Inovasi Alat Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Aceh tahun 2026.
Kepastian ini didapat setelah tim penilai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh menyelesaikan tahapan penilaian dokumen dan administrasi terhadap peserta dari 23 kabupaten/kota se-Aceh.
Keberhasilan masuk enam besar ini membawa tim Aceh Barat melaju ke tahapan krusial berikutnya, yaitu penilaian klarifikasi lapangan. Tahapan ini dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei hingga 24 Mei 2026 di Banda Aceh.
Proses klarifikasi ini bertujuan untuk memverifikasi fungsionalitas alat secara langsung guna menetapkan peringkat tiga besar terbaik di tingkat provinsi.
Kabid SDA dan TTG DPMG Kabupaten Aceh Barat, Nova Handayani, SE., M.Si, dalam keterangannya pada Senin (11/5/2026), mengungkapkan rasa syukur atas capaian ini.
”Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Aceh Barat agar inovasi mesin penghancur cangkang kerang dari Gampong Mesjid Tuha dari Kabupaten Aceh Barat ini bisa memberikan hasil terbaik dan menembus posisi tiga besar tingkat provinsi tahun ini,” ujar Nova
Sebelumnya, Dinas Pemberdayaan Mukim dan Gampong (DPMG) Kabupaten Aceh Barat telah melakukan seleksi ketat dan mengirimkan empat inovasi terbaik untuk bertanding di tingkat provinsi, yakni inovasi mesin peleleh plastik dari Gampong Pasar Aceh, Kecamatan Johan Pahlawan, inovasi mesin pembuat telur asin dari Gampong Suak Sigadeng, Kecamatan Johan Pahlawan, inovasi mesin penghancur cangkang kerang dari Gampong Mesjid Tuha, kecamatan Meureubo dan terakhir inovasi mesin briket biomassa tempurung kelapa
Mesin asal Gampong Mesjid Tuha ini dinilai memiliki keunggulan strategis karena menjawab persoalan lingkungan di wilayah pesisir. Dengan mengubah limbah cangkang kerang yang keras menjadi serbuk halus, alat ini mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi warga lokal, baik sebagai bahan tambahan pakan ternak kaya kalsium maupun material campuran bangunan.
Capaian masuk enam besar ini menjadi bukti bahwa kreativitas masyarakat gampong di Aceh Barat mampu bersaing dan memberikan solusi nyata berbasis teknologi sederhana namun tepat sasaran
Penulis: Almanudar







