Ini Kronologis Penusukan Ayah Kandung oleh Anak Sendiri di Muara Penimbung Ilir Kec Indralaya Ogan Ilir, Awalnya Incar Kades

Blog51 Dilihat

OGAN ILIR, METROZONE NET — Unit Reskrim Polsek Indralaya, bergerak cepat menuju lokasi kejadian penus*kan ayah kandung oleh anak sendiri di Desa Muara Penimbung Ilir, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu, 11 Oktober 2026.

Kapolsek Indralaya, IPTU Rangga Saputra, S.H, M.H, melalui Kanit Reskrim, IPDA Indra Gunawan, A.Md, S.H, M.Si, mengungkapkan, saat tiba di lokasi kejadian, polisi langsung melakukan olah TKP dan segera mengamankan terduga pelaku.

“Terduga pelaku berinisial AN, berusia 30 tahun, yang saat ini telah kita amankan di Mapolsek Indralaya,” terangnya kepada Media.

Kapolsek pun menuturkan, bahwa peristiwa berda*ah tersebut berawal dari sang ayah berinisial SP, 48 tahun, yang melerai terduga pelaku lantaran melakukan penyerangan terhadap Kepala Desa, NP, 42 tahun, yang tengah duduk di depan rumah mereka.

“Terduga pelaku ini awalnya menyerang Kades dengan sen*ata ta*am. Pelaku dan Kades ini, ternyata masih saudara sepupu,” jelasnya.

Saat berhasil menusukkan pisau kepada sang Kades, sang ayah pun dengan sigap memeluk terduga pelaku. Bukannya berhenti, terduga pelaku malah membabi buta menu*ukkan pis4u yang dipegangnya terhadap ayahnya.

“Ayah pelaku menderita lima tu*ukan, sedangkan Pak Kades mendapat satu luk4 tusuk,” katanya lagi.

Oleh warga sekitar, ayah terduga pelaku beserta Kades lalu dibawa ke RS Ar-Royyan Indralaya. Namun, karena banyak kehilangan da*ah, ayah terduga pelaku tak tertolong dan meninggal dunia.

“Sedangkan Pak Kades dirujuk ke RSRK Charitas Palembang, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” lanjutnya.

Usai kejadian, Anggota Polsek Indralaya terus melakukan monitoring. Sedangkan, terduga pelaku telah diamankan di Polsek Indralaya bersama barang bukti sebilah Saj4m bergagang warna cokelat.

Tim Red ;Sumsel

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *