Pringsewu, Lampung, Metrozone.net, –
Warga petani padi di Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, mengeluhkan hasil panen tahun ini yang jauh dari harapan. Menjelang musim panen, ratusan hektar sawah milik warga dirusak oleh serangan hama tikus yang semakin masif. Sabtu (15/08/2026)
Para petani padi setempat mengatakan, hama tikus menyerang sejak tanaman mulai bunting hingga menjelang panen. Akibatnya banyak malai padi yang putus dan gabah kosong karena habis dimakan. Kondisi ini membuat produktivitas sawah tahun ini diprediksi turun cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Panen tahun ini kurang bagus bang, banyak padi kami yang rusak dimakan tikus. Mau panen malah habis duluan,” ujar salah satu warga petani padi Pekon Sidoharjo saat berbincang dengan awak media.
Selain serangan hama, para petani juga menyoroti pola tanam yang belum serentak. Menurut mereka, tidak semua warga menanam dalam waktu bersamaan sehingga hama tikus dengan mudah berpindah dari lahan yang sudah dipanen ke lahan yang belum.
Melihat kondisi tersebut, warga petani padi Pekon Sidoharjo berharap Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Pertanian turun langsung ke lapangan. Mereka meminta dilakukan uji coba pengendalian hama, pembagian umpan, serta penyuluhan secara rutin dan aktif kepada kelompok tani di seluruh wilayah Kabupaten Pringsewu.
Para petani berharap dengan adanya perhatian dan pendampingan dari pemerintah, serangan hama dapat ditekan dan hasil panen padi di musim tanam berikutnya bisa kembali normal.
(Epy)









