Diduga Ada Pengondisian, Revitalisasi Satuan Pendidikan PAUD di Pringsewu Disorot

Blog1 Dilihat

 

Pringsewu, Lampung, Metrozone.net, – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di sejumlah titik di Kabupaten Pringsewu diduga ada pengondisian dari Dinas Pendidikan setempat. Dugaan ini mengemuka setelah adanya keterangan dari salah seorang pekerja rehabilitasi di salah satu sekolah PAUD penerima program pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Berdasarkan hasil pantauan awak media, salah seorang pekerja yang mengerjakan revitalisasi menjelaskan bahwa pihak sekolah atau kepala sekolah hanya “terima bersih”. Pihak sekolah tidak ikut campur dalam proses pekerjaan.

“Kalau baja ringan sama genteng metal pasirnya itu dari Dinas Pendidikan Pringsewu,” ujar pekerja tersebut saat ditemui di lokasi.

Ia juga menjelaskan selain pekerjaan baja ringan dan genteng metal pasir, ada juga pekerjaan lain seperti pemasangan keramik, pengecatan, dan plafon. Namun untuk item baja ringan dan genteng metal pasir disebut langsung ditangani dan didatangkan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pringsewu.

Pernyataan pekerja ini menimbulkan dugaan adanya pengondisian penunjukan penyedia atau pemborong tertentu dalam program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 ini. Pasalnya jika material utama sudah ditentukan dan didatangkan langsung dari dinas, maka kewenangan sekolah dan transparansi penggunaan anggaran menjadi pertanyaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Pringsewu terkait mekanisme penunjukan dan distribusi material pada program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 ini.

Warga dan pemerhati pendidikan berharap Dinas Pendidikan Pringsewu segera memberikan klarifikasi. Mereka meminta agar seluruh proses pengadaan barang dan jasa pada program revitalisasi dilakukan secara transparan, sesuai aturan, dan tidak ada pihak yang diuntungkan secara sepihak.

(Team)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *